Peneliti Sebut Obesitas Pengaruhi Struktur Otak, Yuk Turunkan Berat Badan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 612 2372346 peneliti-sebut-obesitas-pengaruhi-struktur-otak-yuk-turunkan-berat-badan-sOJsNDQ2rY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Sekadar informasi, seseorang dikatakan mengalami obesitas sentral bila lingkar perutnya di atas 90 sentimeter untuk laki-laki dan 80 sentimeter untuk perempuan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyatakan prevalensi obesitas sentral di Indonesia mencapai 31%. Artinya 1 dari 3-4 orang di Indonesia mengalami obesitas sentral.

Prevalensi obesitas sentral pada 2018 ini naik bila dibandingkan 2013 lalu yaitu 26,6% dan 18,8% pada 2007 lalu. ”Obesitas sentral merupakan kondisi sebagai faktor risiko yang berkaitan erat dengan beberapa penyakit kronis,” sebut Kemenkes yang dikutip dari laman depkes.

Dalam Riskesdas 2018, obesitas atau kegemukan paling banyak dialami aparatur negara seperti PNS, TNI, Polri hingga pegawai BUMN dan BUMD. Kemenkes mencatat 48,5% aparatur negara mengalami obesitas sentral. Di urutan berikutnya adalah pengangguran 42,9% kemudian wiraswasta 36%.

Selain itu, pegawai swasta 28,8%, buruh/sopir/pembantu 20,9%, petani 20,6%, dan prevalensi obesitas terendah adalah nelayan 14,3%.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini