Soal Vaksin Gotong Royong, ARSSI: RS Swasta Tak Beli

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 481 2372966 soal-vaksin-gotong-royong-arssi-rs-swasta-tak-beli-gLj3Mrdg0G.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) drg Susi Setiawaty, MARS, menerangkan, rumah sakit swasta tidak membeli vaksin Covid-19 karena perusahaan yang akan membeli vaksin melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan memberikannya ke karyawan perusahaan secara gratis.

"Yang beli vaksin bukan rumah sakit swasta. Perusahaan yang akan beli vaksin dan vaksinasi mungkin dilakukan di klinik perusahaan sendiri. Tapi, kalau perusahaan enggak punya klinik, ini mungkin akan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan," kata Susi pada MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Jumat (5/9/2021).

Vaksin Covid-19

Jadi, ditegaskan sekali lagi oleh Susi bahwa yang memesan dan membeli vaksin adalah perusahaan melalui KADIN. Nantinya vaksin diberikan secara gratis ke karyawan perusahaan.

Baca Juga : 4 Gaya Megan Domani Pakai Kaos Ketat Putih Bikin Gagal Fokus

Baca Juga : Gaya Wika Salim Pakai Kemben Goyang Panggung, Sang Biduan Kangen Dangdutan

Sampai saat ini, rumah sakit swasta masih terlibat aktif dalam percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Susi menceritakan bahwa banyak vaksinator dari rumah sakit swasta turun ke lapangan dalam vaksinasi tahap kedua ini.

"Sekarang saja kami (pihak rumah sakit swasta) turun ke lapangan sebagai tim vaksinator. Ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menciptakan herd immunity dan mempercepat cakupan vaksinasi di kelompok masyarakat yang diprioritaskan," papar Susi.

Tahap kedua vaksinasi pemerintah ditujukkan untuk lansia dan petugas pelayan masyarakat, termasuk di dalamnya wartawan. Yang saat ini sedang ramai adalah vaksinasi pada driver ojek online.

"Kami juga berharap agar vaksinasi yang dilakukan pada tenaga kesehatan dapat rampung seluruhnya di tahap kedua vaksinasi ini," harap Susi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini