Kisah Pilu Bocah 7 Tahun Jual Minuman untuk Operasi Otak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 612 2372836 kisah-pilu-bocah-7-tahun-jual-minuman-untuk-operasi-otak-ApJX6P5UU0.jpg Liza berjualan minuman (Foto: NY Post)

Liza Scott, bocah 7 tahun, sampai berjualan minuman limun untuk mencari uang tambahan supaya dirinya bisa operasi otak. Dia berjualan di depan toko roti milik ibunya di wilayah Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.

"Jadi, bulan lalu dokter yang menangani Liza melihat adanya sesuatu yang aneh di bagian otak bocah tersebut. Terlebih, Liza pernah kejang dan itu ternyata terjadi karena malformasi otak," kata ibunya Liza, Elizabeth Scott, dikutip dari New York Post.

 Liza dan ibunya

Nah, kata Elizabeth, ide untuk menambah uang untuk operasi otak muncul dari Liza sendiri. Dia memang sejak kecil sudah membantu di toko roti, namun karena tahu sekarang ibunya membutuhkan uang untuk operasi otak, uang yang biasanya dia dapatkan dari jualan minuman limun untuk beli aksesori, kini untuk kesembuhannya.

"Saya bilang ke Liza untuk tidak usah melakukan hal ini. Saya menilai, uang yang terkumpul enggak akan pernah cukup untuk membayar tagihan operasi otak," kata Elizabeth.

Namun, Liza ingin membantunya. Sampai berita ini dimuat, uang yang sudah Liza kumpulkan dari jualan limun sebesar 12.000 USD atau sekitar Rp171,6 juta dalam beberapa hari. Kebanyakan memang hasil sumbangan.

"Liza suka sekali membantu dan itu benar-benar membuatnya bahagia," kata Elizabeth. Bocah itu pun beranggapan bahwa apa yang dia lakukan membuat dirinya senang. "Jualan limun ini membuat aku senang dan itu lebih baik dari sekedar mengemis," kata bocah manis tersebut.

Cerita Liza ini kemudian viral dan mendapat simpati banyak orang, termasuk teman, keluarga, dan orang baik yang ingin membantu Liza. Laporan New York Post mencatat bahwa Liza mendapat donasi sekitar Rp4,3 miliar dari penggalangan dana online.

Secara terpisah, Elizabeth Scott coba menjelaskan kondisi kesehatan anaknya itu. Jadi, Liza diketahui memiliki tiga kelainan yang menyebabkan dirinya kejang dan itu berisiko sekali menyebabkan stroke atau masalah lain.

Kini, Liza adalah pasien di Rumah Sakit Anak Boston. Dokter Ed Smith, seorang ahli bedah saraf, dan dr Darren Orbach, ahli radiologi intervensi, diketahui menjadi bagian dari tim yang akan mengoperasi Liza.

Di sisi lain, Liza mengatakan bahwa dirinya siap menjalani operasi. "Saya tidak terlalu memikirkan masalah yang ada di otakku. Saya tidak khawatir juga untuk dioperasi. Saya tidak takut," celotehnya penuh semangat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini