Sakit Kepala Pasca-Divaksin? Tak Perlu Heboh, Atasi dengan Cara Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 612 2373457 sakit-kepala-pasca-divaksin-tak-perlu-heboh-atasi-dengan-cara-ini-0Fjbs593Gn.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PROSES vaksinasi Covid-19 tengah berlangsung di Indonesia. Saat ini, vaksin tersebut memang ditujukan bagi para lansia, sambil menunggu kedatangan vaksin lainnya untuk dibagikan pada seluruh masyarakat Indonesia.

Layaknya vaksinasi, vaksin Covid-19 pun bisa menimbulkan efek samping, meskipun efek samping tersebut akan berbeda pada setiap orang. Salah satu efek samping yang biasa ditemui setelah seseorang divaksinasi adalah pusing atau sakit kepala.

Sakit kepala tersebut bisa juga disertai gejala lain seperti demam atau menggigil, terkadang Anda merasa sedang melawan infeksi ringan. Tapi tidak perlu heboh, takut dengan risiko yang belum tentu ada.

Melansir Times of India, jika Anda baru saja menerima dosis vaksin Covid-19 dan kebetulan mengalami sakit kepala, ingatlah bahwa itu bukanlah alasan untuk dikhawatirkan.

Nyatanya, sakit kepala adalah salah satu efek samping vaksin yang umum terlihat dan tercatat dan telah terdaftar di lembar fakta vaksin juga. Sama seperti efek samping lainnya, sakit kepala juga merupakan tanda efek samping reaktogenik ringan yang terasa seperti tubuh meniru infeksi virus.

Vaksin mendorong sistem kekebalan untuk memberikan respons yang bersemangat dengan mengajarkannya untuk melawan penyakit di masa depan. Ini, pada gilirannya, dilakukan ketika virus menipu sistem kekebalan untuk mengira ada patogen di dalam, dan meniru beberapa gejala, seperti sakit kepala.

Dalam beberapa varian vaksin yang mengandung strain virus yang hidup atau lemah, mengalami efek samping sementara, termasuk sakit kepala menjadi lebih umum.

Menurut para ahli dan orang yang telah menerima dosis vaksin, kemungkinan timbulnya sakit kepala paling tinggi setelah dosis vaksin kedua. Hal ini karena antibodi, yang dihasilkan setelah dosis pertama meningkatkan respons terhadap injeksi vaksin kedua, membuat Anda mengalami reaksi yang lebih kuat daripada sebelumnya.

Meskipun biasanya ringan, bagi sebagian orang, sakit kepala bisa terasa cukup mengganggu. Oleh karena itu, bersiaplah dan jangan banyak beraktivitas jika waktu vaksinasi akan segera tiba. Ini dilakukan untuk memberi tubuh Anda istirahat yang dibutuhkannya.

Ada beberapa pengobatan rumahan yang bisa dicoba. Sakit kepala bisa diredakan dengan menggunakan kantong es atau kompres dingin. Itu juga dapat mengatasi pembengkakan apapun jika Anda kebetulan mengalaminya.

Ada juga beberapa makanan pereda sakit kepala alami. Minum kopi, makan sayur berdaun hijau, jahe juga bisa membantu. Menggunakan terapi minyak esensial, menghindari makanan yang kaya histamin juga bisa berhasil.

Sebagai tindakan pencegahan, disarankan untuk mengurangi konsumsi alkohol setelah inokulasi, yang mungkin tidak hanya mengurangi respons antibodi tetapi juga bertindak sebagai pemicu buruk sakit kepala Anda.

Terakhir, jika Anda bisa, pertimbangkan untuk mengambil cuti setelah vaksinasi Anda. Ini akan membantu tubuh beristirahat dan pulih dengan baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini