Pandemi Mulai Terkendali, Mutasi Covid-19 Harus Tetap Diantisipasi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 481 2374143 pandemi-mulai-terkendali-mutasi-covid-19-harus-tetap-diantisipasi-TEHz88BvCk.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Ditemukannya dua kasus mutasi Covid-19 atau corona B117 asal Inggris di Indonesia menjadi catatan penting. Kemungkinan varian tersebut menyebar bisa saja terjadi meski belum ada laporan kasus terbaru mengenai hal itu.

Di sisi lain, kurva kasus Covid-19 di Indonesia memperlihatkan penurunan pada beberapa poin, salah satunya jumlah pasien di rumah sakit. Fakta ini dianggap melegakan karena diartikan penanganan pandemi membaik. Penyebaran Covid-19 terkendali.

Pakar Kesehatan Universitas Indonesia Prof Ari Fahrial Syam menerangkan bahwa harus ada antisipasi yang serius mengenai varian baru Covid-19 meski pandemi dianggap terkendali.

Covid-19

Dia menjelaskan, virus SARS-CoV2 yang masuk kelompok virus RNA sejatinya memang terus melakukan mutasi, tapi sebagian besar mutasi yang terjadi tidak berbeda jauh dengan virus sebelumnya.

Sampai sejauh ini ada beberapa strain yang menarik perhatian seperti varian baru B.1.1.7 yang berasal dari Inggris dan sudah menyebar pada 94 negara, dan sudah masuk di Indonesia.

Baca Juga : Intip Selfie Donna Harun Pakai Tanktop, Tetap Seksi di Usia Setengah Abad

Baca Juga : 7 Potret Maria Vania Tetap Seksi Pakai Busana Tertutup, Idaman Banget!

Sedang varian baru yang berbahaya yang belum masuk ke Indonesia adalah B.1.351 yang berasal Afrika yang sudah dilaporkan pada 48 negara, sedang varian baru varian B.1.1.28.1 atau P.1 yang berasal dari Brasil sudah dilaporkan oleh 26 negara.

"Sejauh ini diketahui bahwa ketiga varian tersebut cepat menyebar," terang Prof Ari pada MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Senin (8/3/2021).

Oleh karena itu, kata Prof Ari, walau jumlah kasus di Indonesia menurun tetap harus diantisipasi masuknya varian-varian baru ini. Dia menyarankan agar masyarakat tetap konsisten menjalankan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

"Upaya vaksinasi pun harus dilakukan. Sampai sejauh ini varian ini masih bisa teratasi oleh vaksin yang ada," kata Prof Ari.

Soal vaksin yang ada sekarang dapat menangani mutasi virus pun dibenarkan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi. "Vaksin yang sekarang digunakan pemerintah masih efektif untuk mencegah penularan mutasi virus sehingga tidak akan mempengaruhi kekebalan kelompok," kata dr. Nadia.

Ia pun mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menerangkan mutasi Covid-19 lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus Covid-19 yang awal. "Namun, dari beberapa penelitian di negara lain menunjukkan varian virus baru ini lebih cepat menular," ungkap Nadia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini