Pasien dengan Penyakit Ginjal Layak Divaksin, Ini Kriterianya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 481 2374178 pasien-dengan-penyakit-ginjal-layak-divaksin-ini-kriterianya-YySwCqCuGc.jpg Pemberian vaksin Covid-19 (Foto: The New York times)

Pemerintah telah melakukan program vaksinasi massal Covid-19 sejak 13 Januari 2021. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

Meski demikian, tidak semua orang bisa atau layak mendapatkan vaksin Covid-19. Sebab sejumlah orang dengan penyakit komorbid (penyakit penyerta) tidak boleh mendapatkan vaksin karena alasan kesehatan.

 penyakit ginjal

Tapi kabar baiknya, ada beberapa penyintas komorbid yang aman untuk divaksinasi. Meski demikian penyakit yang mereka derita, harus terkontrol dengan baik, supaya aman saat menerima vaksin.

Merangkum dari Instagram Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i @dr.fajriaddai, Senin (8/3/2021), berdasarkan surat yang diterbitkan Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, pasien dengan gangguan ginjal, layak divaksinasi dengan kriteria:

1. Penyakit Ginjal Kronik (PGK) non dialysis

PGK non dialisis dan dialisis dalam kondisi stabil secara klinis layak diberikan vaksin Covid-19. Sebab risiko infeksi yang tinggi dan risiko mortalistas serta morbiditas yang sangat tinggi pada populasi ini bila terinfeksi Covid-19.

2. Penyakit Ginjal Kronik (PGK) dialisis (hemodialisis dan dialisis peritoneal)

Kriteria stabil layak mendapatkan vaksin apabila pasien tidak sedang mengalami komplikasi akut terkait PGK atau tidak dalam kondisi klinis lain di mana dalam penilaian dokter yang merawat tidak layak untuk menjalani vaksinasi.

3. Transplantasi Ginjal

Pasien resipien transplantasi ginjal yang mendapatkan imunosupresan dosis maintenance dan salam kondisi stabil secara klinis, layak diberikan vaksin Covid-19 mengingat risiko infeksi yang tinggi dan risiko mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi pada populasi ini.

Pasien resipien transplantasi ginjal yang sedang dalam kondisi rejeksi atau masih mengonsumsi imunosupresan dosis induksi dinilai belum layak untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini