Share

Terungkap, Makan Cokelat Bisa Tingkatkan Kebugaran hingga Turunkan Risiko Stroke

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 481 2374538 terungkap-makan-cokelat-bisa-tingkatkan-kebugaran-hingga-turunkan-risiko-stroke-j7V8KmEPUI.jpg Ilustrasi cokelat. (Foto: Freepik)

COKELAT adalah produk makanan populer yang dinikmati jutaan orang setiap harinya. Salah satunya berkat rasanya yang manis dan lembut ketika dimakan.

Tidak hanya aroma dan cirinya yang khas, cokelat ternyata mempunyai beberapa bagian penting yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Baca juga: 5 Produk Kecantikan Berbahan Cokelat, Dicoba Yuk 

Apa saja manfaat itu? Berikut lima di antaranya, sebagaimana dilaporkan laman Medical News Today.

1. Meningkatkan kebugaran

Penemuan yang diterbitkan dalam The Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa sedikit cokelat hitam dapat meningkatkan ketersediaan oksigen selama pelatihan kebugaran.

Ilmuwan yang sedang mempelajari dampak cokelat terhadap pengendara sepeda yang melakukan uji waktu di Inggris menemukan bahwa, "Setelah makan cokelat hitam, pengendara menggunakan lebih sedikit oksigen saat bersepeda dengan kecepatan sedang dan juga menempuh jarak yang lebih jauh dalam uji coba waktu datar selama 2 menit."

Para ilmuwan percaya bahwa cokelat hitam yang mengandung flavonol atau dikenal sebagai epikatekin dapat meningkatkan pelepasan oksida nitrat dalam tubuh.

Cokelat. (Foto: Freepik)

2. Menurunkan kolesterol

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol lipoprotein (LDL) kepadatan rendah yang juga dikenal sebagai "kolesterol jahat". Para ilmuwan menyelidiki apakah cokelat yang mengandung sterol tanaman (PS) dan flavanol kakao (CF) memiliki efek pada kadar kolesterol.

Para penulis studi menyimpulkan, "Konsumsi cokelat batangan secara teratur yang mengandung PS dan CF, sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah."

Baca juga: 5 Cokelat Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp21 Miliar Lho 

3. Meningkatkan fungsi kognitif

Para ilmuwan di Harvard Medical School telah menyarankan bahwa minum dua cangkir cokelat panas sehari dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi penurunan daya ingat pada orang tua. Para peneliti menemukan bahwa cokelat panas membantu meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang membutuhkannya.

Penulis utama penelitian, Farzaneh A Sorond, mengatakan, "Karena area otak yang berbeda membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugasnya, mereka juga membutuhkan aliran darah yang lebih besar. Hubungan ini, yang disebut hubungan neurovaskular, memberikan peran penting dalam mencegah penyakit seperti alzheimer."

Hasil percobaan laboratorium, yang diterbitkan pada 2014 menunjukkan bahwa ekstrak kakao, disebut juga lavado, dapat mengurangi atau mencegah kerusakan jalur saraf yang ditemukan pada pasien dengan penyakit alzheimer. Ekstrak ini dapat membantu memperlambat gejala seperti penurunan kognitif.

Studi lain, yang diterbitkan pada 2016 di jurnal Appetite, menunjukkan bahwa makan cokelat setidaknya sekali seminggu dapat meningkatkan fungsi kognitif.

4. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penelitian yang dipublikasikan di The BMJ menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga sepertiganya. Berdasarkan pengamatan mereka, penulis menyimpulkan bahwa tingkat konsumsi cokelat yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan risiko gangguan kardiometabolik yang lebih rendah. Namun, mereka menyerukan studi eksperimental lebih lanjut untuk memastikan apakah mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat.

Baca juga: 5 Alternatif Makanan Manis yang Sehat Selain Cokelat dan Permen 

5. Menurunkan risiko stroke

Ilmuwan Kanada, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 44.489 orang, menemukan bahwa orang yang makan satu porsi cokelat memiliki kemungkinan 22 persen lebih kecil untuk mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya. Selain itu, mereka yang memakan sekira 2 ons cokelat dalam seminggu, sebesar 46 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena stroke.

Sebuah studi lebih lanjut, yang diterbitkan dalam jurnal Heart pada tahun 2015, melacak dampak pola makan pada kesehatan jangka panjang 25.000 pria dan wanita. Penemuan ini menunjukkan bahwa makan hingga 100 gram cokelat setiap hari dapat dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini