Hari Perempuan Internasional, Ini Pesan Menteri Bintang untuk Ibu Rumah Tangga

Diana Rafikasari, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 612 2374327 hari-perempuan-internasional-ini-pesan-menteri-bintang-untuk-ibu-rumah-tangga-bIq0sMi54D.jpeg Menteri Bintang Puspayoga. (Foto: KemenPPA)

PERAN perempuan di tengah Pandemi Covid-19 memang sangat diperlukan. Apalagi, banyak kepala keluarga yang kena PHK, sehingga perempuan pun dituntut bisa membantu mencari penghasilan sampingan.

Oleh karena itu, di hari Perempuan Internasional, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan pandemi Covid-19 telah memperberat ketimpangan yang dirasakan oleh perempuan.

Tidak hanya mengakibatkan krisis kesehatan, pandemi juga mengguncang sektor ekonomi. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat membawa dampak jangka panjang pada kehidupan perempuan.

"Oleh karena itu, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan menjadi peluang bersama untuk dapat keluar dari situasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19,” kata Menteri Bintang saat jumpa pers.

Menjadikan pemberdayaan perempuan sebagai solusi, menurut Menteri Bintang bukan tanpa sebab. Kekuatan perempuan di bidang ekonomi, khususnya kewirausahaan sangat besar.

Menteri Bintang

Berdasarkan Data Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Besar di Indonesia padan 2014-2018, dari total usaha yang berjumlah 64 juta unit usaha, 99,99% usaha di Indonesia adalah UMKM, serta lebih dari 50% usaha mikro dan kecil di Indonesia dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

"Bagi para perempuan, pemberdayaan ekonomi tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperoleh pendapatan semata tetapi juga alat untuk memerdekakan diri dari jerat kekerasan dan diskriminasi yang mengikat mereka,” ujar Menteri Bintang.

Hari Perempuan Internasional pun diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat bersama dalam mengawal kerja-kerja pemberdayaan perempuan, khususnya di bidang ekonomi sebab upaya pemberdayaan perempuan membutuhkan bantuan dan dukungan dari banyak pihak.

Adapun 11 provinsi yang menjadi target sasaran merupakan provinsi mitra ekonomi Kemen PPPA mencakup Jawa Tengah, NTB, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Aceh, Lampung, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, dan Papua Barat.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini