Wamenkes Ungkap 2 Tantangan yang Belum Terpecahkan dalam Penanganan Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 481 2374735 wamenkes-dante-ungkap-2-tantangan-yang-belum-terpecahkan-dalam-penanganan-covid-19-1dple3Snvf.jpg Ilustrasi penanganan pasien covid-19. (Foto: Shutterstock)

WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi Pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi covid-19. Hal tersebut ia ungkapkan dalam rakornas yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (9/3/2021).

Menurut Wamenkes Dante, saat ini pemerintah telah mempelajari bagaimana pertumbuhan kasus covid-19 yang secara eksponensial meningkat. Terlebih ketika masyarakat telah masuk ke masa liburan tertentu yang agak panjang. Peningkatan pergerakan masyarakat dari liburan tersebut, menjadi penyebab yang berkontribusi pada penularan.

Baca juga: Setahun Pandemi, Wamenkes: Indonesia Miliki Kemandirian Melakukan Perawatan 

Dalam paparannya, Wamenkes Dante menjelaskan bahwa saat ini ada dua masalah utama yang dialami pemerintah dan harus segera dipecahkan. Hambatan tersebut bersumber di tingkat masyarakat dan pada level pemerintahan.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

"Masyarakat itu sudah mulai lelah, sehingga kepatuhan untuk menjalankan 3M di beberapa tempat menjadi kendor. Sehingga, banyak masyarakat tidak menggunakan protokol kesehatan sebagaimana mestinya," terang Wamenkes Dante.

Baca juga: 1 Tahun Pandemi Covid-19, Wamenkes: Masyarakat Mulai Jenuh dan Frustrasi 

Menurut dia, kondisi ini harus diupayakan secara keseluruhan dan tidak semua jadi tanggung jawab pemerintah. Sebab, masyarakat yang mematuhi protokol kesehatan adalah salah satu bagian untuk menekan kasus positif tersebut.

"Hambatan di tingkat pemerintah adalah 3T. Kasusnya meningkat juga karena pemerataan laboratorium yang sudah makin banyak. Tercatat sudah ada 637 laboratorium di seluruh Indonesia yang dapat melakukan konfirmasi kasus dengan PCR lab," lanjutnya.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus mengembangkan sistem tracing dengan penambahan beberapa laboratorium, sehingga coverage-nya akan meningkat.

Baca juga: Astaga! Covid-19 Bikin Kelamin Pria Ini Ereksi 3 Jam Nonstop 

Menurut Wamenkes Dante, peningkatan kasus positif covid-19 terjadi secara kumulatif dan tidak bisa dihindari, dibarengi dengan peningkatan pemeriksaan laboratorium yang menjadi aktif.

"Tetapi yang harus dilihat adalah flattening the curve (kurva pemerataan) setelah kita melakukan ekspansi pemeriksaan laboratorium yang makin baik. Kita harus melakukan pemeriksaan secara lebih masif lagi untuk mengurangi hal-hal tersebut," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini