Ini Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Usai Vaksinasi Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 481 2375040 ini-makanan-yang-sebaiknya-tidak-dikonsumsi-usai-vaksinasi-covid-19-jReS9L3S4m.jpg Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Freepik)

PROGRAM vaksinasi covid-19 secara massal sudah dilakukan sejak Januari lalu. Kelompok prioritas pun telah divaksin, di antaranya tenaga kesehatan, pekerja publik, hingga masyarakat lanjut usia.

Namun hal yang perlu diperhatikan adalah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat usai disuntik vaksin covid-19. Di antaranya 3M yakni Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak fisik.

Baca juga: Ini Rahasia Indonesia Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19 dalam Jumlah Besar 

Tidak hanya itu, usai divaksin setiap individu wajib menjaga kesehatan tubuh dengan menjaga sistem imunitas agar tetap baik. Termasuk ketika masa interval atau waktu jeda penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua.

Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Freepik)

Salah satu kunci utama menjaga imun tubuh adalah melalui makanan sehat yang dikonsumsi. Lalu, apakah setelah divaksin ada jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi?

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Tiba, Dokter: Kabar Gembira karena Jadi Punya Pilihan 

Jawabannya ternyata ada. Dokter spesialis gizi klinik Cindiwaty Josito Pudjiadi MARS MS SpGK mengatakan sebisa mungkin harus menghindari makanan goreng-gorengan yang mengandung kandungan lemak jenuh atau bukan jenis lemak baik.

"Paling enggak, hindari makanan yang mengandung lemak jenuh kayak makanan goreng-gorengan, daging berlemak, pokoknya makanan penuh lemak. Dari penelitian, itu bikin daya tahan tubuh bisa menurun, dan makanan jenis itu sifatnya inflamasi. Lemak bagus bisa dapat contohnya dari ikan-ikan laut, minyak canola," tutur dr Cindiwaty dalam webinar, Selasa (9/3/2021).

Selain makanan berlemak dengan kandungan lemak jenuh, tidak disarankan pula mengonsumsi makanan yang mengandung gula dalam jumlah tinggi.

"Makanan mengandung tinggi gula juga berkontribusi menurunkan daya tubuh. Membatasi enggak ada salahnya, baiknya kita konsentrasi ke makanan yang protein rendah lemak, ditambah sayur-sayuran dan buah-buahan yang cukup," tambahnya.

Baca juga: Ini Alasan Tiap Vaksin Covid-19 Punya Jeda Waktu Penyuntikan Berbeda 

Untuk konsumsi suplemen, misalnya vitamin C atau vitamin D dengan tujuan membantu meningkatkan imunitas tubuh, dr Cindiwaty sendiri memperbolehkannya.

"Suplemen itu silakan, kayak vitamin C, vitamin D. Ya mengharapkan dari sinar matahari saja kurang maksimal, kadarnya kurang cukup," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini