Apakah Perselingkuhan Emosional dengan Rekan Kerja Dianggap Selingkuh?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 612 2374919 apakah-perselingkuhan-emosional-dengan-rekan-kerja-dianggap-selingkuh-NCiZJ5EqEw.jpg Rekan kerja sering curhat (Foto: GQ)

Dalam pernikahan terkadang muncul rasa bosan karena pasangan seringkali tak mau mendengarkan atau mengerti. Akibatnya seseorang terkadang sering curhat dengan rekan kerja hingga muncul rasa bersalah karena timbul ikatan emosional dengan si rekan kerja.

Dalam hubungan emosional, terkadang dua orang ini sama sekali tidak melakukan hubungan seksual. Bahkan mereka tidak ciuman dan berpelukan, namun mereka sering saling merindukan satu sama lain, untuk sekedar curhat.

 sering curhat

Lalu apakah perselingkuhan emosional dengan rekan kerja dihitung sebagai selingkuh?

Ini cukup rumit, tetapi jika ditentukan dengan pasti, ya benar. Perselingkuhan emosional dianggap perbuatan curang alias selingkuh.

Selama ini orang-orang menilai, perselingkuhan seksual jauh lebih buruk. Namun faktanya, terkadang selingkuh seksual tidak melibatkan rasa cinta dan emosional. Itu hanya tindakan seksual yang tak melibatkan cinta atau keintiman emosional.

Padahal, jika Anda mencintai orang lain selain pasangan Anda, meski Anda tidak pernah berhubungan seksual dengannya, maka dampaknya bisa lebih buruk.

Kebutuhan untuk curhat atau mendapatkan dukungan dari orang lain hanya muncul ketika Anda merasa tertarik pada orang itu, atau berhubungan dengan mereka secara mental dan intelektual.

Terkadang, faktor-faktor seperti pola berpikir, nilai, kepercayaan, dan opini yang serupa memainkan peran besar dalam menbuat seseorang sangat tertarik.

Jadi, melansir Times of India, jika orang yang sudah menikah sangat terikat secara emosional dengan teman kerjanya, maka itu sudah masuk tahap perselingkuhan. Meski Anda tidak mau mengakuinya! Maka berhati-hatilah saat berteman dengan rekan kerja.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini