Sudah Masuk Jakarta, Ada 3 Orang Terpapar Virus Corona B117

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 612 2375088 sudah-masuk-jakarta-ada-3-orang-terpapar-virus-corona-b117-BIMDv57XNM.jpg Ilustrasi Virus Corona. (Foto: Freepik)

VIRUS Corona B117 yang merupakan varian dari virus Covid-19 memang telah menyerang 6 orang di Indonesia. Sebelumnya, ada 2 warga asal Karawang yang baru pulang dari Arab Saudi terdeteksi membawa virus ini.

Tapi, hasil tracing terbaru Kemenkes menemukan 4 kasus baru mutasi corona B117. Temuan ini didapat dari hasil pemantauan monitoring variasi genetik virus Covid-19 yang dilakukan Balitbangkes dan 16 laboratorium di seluruh Indonesia.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Subandrio mengatakan, virus Corona B117 pun sudah masuk ke Jakarta. Hal tersebut diketahui dari temuan pihak Litbangkes.

"Dari laporan Litbangkes, ada tiga (kasus) dari Jakarta,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (9/3/2021).

Sayangnya, dia enggan membeberkan lebih lanjut informasi lebih jauh. “Detilnya bisa ditanyakan langsung ke Litbangkes,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu khawatir perihal keberadaan mutasi baru dari Covid-19 asal Inggris yang dikenal dengan B117.

Menurutnya, sampai saat ini belum ditemukannya fakta bahwa jenis Covid-19 asal Inggris itu mematikan. "Belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa varian baru ini lebih mematikan," ujarnyan

Senada, Epidemiolog dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman mengatakan, masyarakat tidak perlu panik. Sebab, hal ini dapat ditangani jika upaya 3T (Tracing, Testing, Treatment) ditingkatkan dan disertai isolasi karantina yang lebih ketat.

“Tidak usah panik, buat apa kita panik? Yang penting itu dalam meresponnya. Bahwa betul strain baru ini lebih cepat menular,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal belum lama ini.

Selain 3T, upaya lain yang tak boleh lepas adalah 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu, dia pun menyarankan untuk menggunakan masker minimal 2 lapis atau 3 lapis.

"Masker bedah pun tambahkan menurut saya, misalnya dengan ada lapisan masker lainnya atau tambahkan dengan face shield. Termasuk batasi mobilitas, interaksi, dan menghindari keramaian, karena ini mudah sekali (menular). Ini yang harus dilakukan di semua wilayah saat ini,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini