Tidak Disangka, Deretan Makanan Ini Bisa Hilangkan Stres

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 481 2376489 tidak-disangka-deretan-makanan-ini-bisa-hilangkan-stres-tuM8G0HZrX.jpg Ilustrasi stres. (Foto: Jcomp/Freepik)

BANYAK orang mengalami stres. Ini akibat adanya tekanan dalam kehidupan, pekerjaan, atau hal lainnya. Jika dibiarkan, kondisi stres akan menurunkan kesehatan fisik serta pikiran. Tapi tenang saja, ternyata ada makanan yang bisa menghilangkan stres.

Sebelum mengonsumsi makanan sehat peredam stres tersebut, disarankan mengatasinya dengan tidak panik dan menenangkan diri. "Lalu juga menerima semua keadaan," ungkap psikolog Analisa Widyaningrum dalam webinar beberapa waktu lalu.

Baca juga: Redakan Stres hingga Obat Mabuk, Manfaat Minum Teh Jahe saat Pagi Hari 

Selanjutnya bisa mengonsumsi makanan dan minuman sehat yang membantu menurunkan stres serta memperbaiki mood. Sebagaimana dilansir laman Healthline, berikut makanan tersebut.

1. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti makarel, herring, salmon dan sarden sangat kaya akan lemak omega-3 dan vitamin D, nutrisi yang telah terbukti membantu mengurangi tingkat stres dan memperbaiki suasana hati.

Omega-3 tidak hanya penting untuk kesehatan otak dan suasana hati, tetapi juga dapat membantu tubuh Anda menangani stres. Faktanya, asupan omega-3 yang rendah dikaitkan dengan peningkatan kecemasan dan depresi pada populasi Barat.

Vitamin D juga memainkan peran penting dalam kesehatan mental dan regulasi stres. Tingkat rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan dan depresi.

Ikan salmon. (Foto: Topntp26/Freepik)

2. Bubuk matcha

Bubuk teh hijau atau matcha cukup populer di kalangan penggemar kesehatan, karena di dalamnya kaya akan L-theanine, asam amino non-protein dengan sifat pereda stres yang kuat.

Matcha adalah sumber asam amino yang lebih baik daripada jenis teh hijau lainnya, karena terbuat dari daun teh hijau ditanam di tempat teduh. Proses ini meningkatkan kandungan senyawa tertentu, termasuk L-theanine.

Studi pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa matcha dapat mengurangi stres jika kandungan L-theanine-nya cukup tinggi dan kafeinnya rendah.

Misalnya dalam studi selama 15 hari, 36 orang mengonsumsi kue yang mengandung 4,5 gram bubuk matcha setiap hari. Mereka mengalami penurunan aktivitas penanda stres alfa-amilase saliva secara signifikan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Baca juga: Para Ahli Sebut Asma Bisa Kambuh karena Stres dan Cemas 

3. Ubi jalar

Menginsumsi sumber karbohidrat kaya nutrisi utuh seperti ubi jalar dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Meskipun kadar kortisol diatur dengan ketat, stres kronis dapat menyebabkan disfungsi kortisol yang nantinya dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan efek samping lainnya.

Ubi jalar merupakan makanan utuh, menjadi pilihan karbohidrat yang sangat baik. Mereka dikemas dengan nutrisi yang penting untuk respons stres, seperti vitamin C dan kalium.

4. Telur

Telur sering disebut sebagai multivitamin alami karena profil nutrisinya yang cukup banyak dipilih. Telur utuh mengandung vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan yang dibutuhkan untuk respons stres yang sehat.

Telur utuh sangat kaya akan kolin, nutrisi yang ditemukan dalam jumlah besar hanya dalam beberapa makanan. Kolin telah terbukti memainkan peran penting dalam kesehatan otak dan dapat melindungi dari stres.

Penelitian pada hewan mencatat bahwa suplemen kolin dapat membantu respons stres dan meningkatkan suasana hati.

Baca juga: Sering Stres, Ini 5 Cara Bahagia di Tengah Pandemi 

5. Teh kamomil

Kamomil adalah ramuan obat yang sudah digunakan sejak zaman kuno sebagai peredam stres alami. Teh dan ekstraknya telah terbukti meningkatkan tidur nyenyak, serta mengurangi gejala kecemasan juga depresi.

Sebuah studi 8 minggu pada 45 orang dengan kecemasan menunjukkan, bahwa mengambil 1,5 gram ekstrak chamomile mengurangi kadar kortisol saliva dan memperbaiki gejala kecemasan.

6. Kimchi

Kimchi adalah hidangan sayur fermentasi yang biasanya dibuat dengan kubis napa dan daikon, sejenis lobak. Makanan fermentasi seperti ini dikemas dengan bakteri menguntungkan yang disebut probiotik, dan tinggi vitamin, mineral, serta antioksidan.

Penelitian mengungkapkan bahwa makanan fermentasi dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Misalnya dalam sebuah penelitian pada 710 dewasa muda, mereka yang makan makanan fermentasi lebih sering mengalami lebih sedikit gejala kecemasan sosial.

Banyak penelitian lain menunjukkan bahwa suplemen probiotik dan makanan kaya probiotik seperti kimchi memiliki efek menguntungkan pada kesehatan mental. Ini mungkin karena interaksinya dengan bakteri usus Anda yang secara langsung memengaruhi suasana hati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini