Waspada, Peneliti Sebut Corona B117 Lebih Mematikan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 481 2376491 waspada-peneliti-sebut-corona-b117-lebih-mematikan-IudDiH0id6.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Varian Corona B117 asal Inggris diklaim lebih mematikan 30 hingga 100 persen dibandingkan jenis Covid-19 lain. Penelitian ini diterbitkan di British Medical Journal, Rabu 10 Maret 2021.

Studi ini membandingkan tingkat kematian di antara orang Inggris yang terinfeksi varian Corona B117 dengan pasien yang terinfeksi jenis lain. Dalam laporannya, peneliti menulis varian Corona B117 'memiliki tingkat kematian yang secara signifikan lebih tinggi'.

Mutasi Covid-19 ini pertama kali terdeteksi di Inggris pada September 2020 dan sejak saat itu telah ditemukan di lebih dari 100 negara. Varian ini memiliki 23 mutasi dalam kode genetiknya dan membuat varian ini lebih cepat menular.

Covid-19

"Infeksi akibat B117 menyebabkan kematian pada 227 pasien dari sampel 54.906 pasien Covid-19, dibandingkan dengan 141 di antara jumlah pasien yang sama yang terinfeksi varian lain," lapor Reuters.

"Karena memiiki kemampuan menyebar yang cepat, sekitar 40 hingga 70 kali lebih cepat dari virus korona yang beredar sebelumnya, varian B117 menjadi ancaman yang harus ditanggapi dengan serius," kata Dr Robert Challen, peneliti di Exeter University yang ikut memimpin penelitian ini.

Baca Juga : Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Terlalu Berbahaya?

Baca Juga : Ada Corona B117, Kenali Beda Varian Strain dan Mutasi

Pakar independen mengatakan temuan studi ini menambah bukti awal sebelumnya yang menghubungkan infeksi B117 dengan peningkatan risiko kematian akibat Covid-19.

Temuan awal tersebut dipresentasikan kepada pemerintah Inggris awal tahun 2021 bersamaan dengan penelitian lain oleh para ahli di panel New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory atau NERVTAG.

Lawrence Young, ahli virologi dan profesor onkologi molekuler di Universitas Warwick mengatakan, mekanisme mengapa varian B117 lebih mematian dari varian lain masih belum jelas alasannya. "Tetapi, ada kemungkinan itu terkait dengan tingkat replikasi virus yang lebih tinggi serta peningkatan penularannya," katanya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini