Tren Selfie Mematikan, 330 Orang di Berbagai Penjuru Dunia Jadi Korban

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 612 2376533 tren-selfie-mematikan-330-orang-di-berbagai-penjuru-dunia-jadi-korban-5hYpXvgKgV.jpg Tren selfie mematikan (Foto: BBC)

Tren satu ini, diketahu telah merenggut nyawa ratusan orang selama beberapa tahun belakangan.

Ya, ialah tren selfie atau swafoto yang membuat banyak ketagihan tapi sekaligus mematikan. Ratusan nyawa di berbagai penjuru dunia telah terenggut karena tren selfie satu ini.

Selama satu dekade terakhir, disebutkan setiap tahunnya terjadi kematian tragis karena selfie. Mulai dari jatuh dari tebing, tidak sengaja tersetrum, atau tenggelam dihajar ombak hanya karena demi mencari swafoto yang sempurna.

 Selfie

Melihat tren berbahaya ini, para ilmuwan menyerukan sebaiknya tidak ada lagi penempatan “zona selfie” . Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah kematian karena tren selfie tersebut.

Mengutip The Sun, Jumat (12/3/2021) tiga negara tercatat memiliki angka kematian tertinggi terkait selfie mematikan ini. Pertama ada India, dengan 176 kasus kematian lalu disusul Amerikas Serikat dengan 26 angka kematian dan Rusia dengan 19 angka kasus kematian karena selfie.

Dari laporan angka data yang dikumpulkan dari berbagai penjuru dunia oleh situs Inkifi, jalur kereta api disebutkan jadi lokasi selfie mematikan atau selfie yang membuat cedera sebagai lokasi selfie yang paling umum. Diketahui sebanyak 62 orang tewas atau terluka karena berfoto di lokasi ini. Sementara 38 orang jatuh di tebing, dan 24 orang tenggelam di sungai.

Contoh teranyar, awal tahun ini dilaporkan seorang gadis di India, Nirupama Prajapati meninggal karena tak sengaja terhempas oleh seorang turis yang juga sedang berfoto hingga akhirnya tenggelam di sungai setelah berswafoto.

Ada lagi tiga orang anggota keluarga yang tenggelam karena mencoba berfoto di dalam air, ketiganya berniat selfie dengan gaya mengambang di air. Namun gagal dan akhirnya malah tenggelam di kolam yang dalam.

Selain air seperti pantai dan sungai, tebing atau bukit juga lokasi alami yang banyak dijadikan spot berfoto, namun sekaligus juga jadi lokasi mematikan. Akhir 2020, perempuan bernama Guilherme Chiapetti, mengalami patah tulang dan cedera otak traumatis setelah kepalanya terbentur di Cachoeira da Onça saat dirinya selfie di tebing cantik tersebut.

Sementara, pada Januari 2020, Madalyn Davis yang baru berusia 21 tahun terjatuh 100 kaki setelah memanjat pagar untuk berpose saat swafoto matahari terbit di Diamond Bay dekat Sydney, Australia.

Tak hanya itu, tersengat listrik disebutkan juga jadi penyebab umum kematian yang terkait dengan selfie. Misalnya, kejadian dari dua orang pria di Kroasia yang nekat naik ke atas kontainer kereta hanya karena ingin mengambil selfie. Salah satu dari mereka tewas karena tersengat aliran listrik 25.000 volt. Begitu juga tiga orang anak di Rusia yang tewas tertabrak kereta api di distrik Nadezhdinsky saat selfie di rel kereta.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini