6 Cara Atasi Ghosting Menurut Psikolog Biar Enggak Depresi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 612 2376788 6-cara-atasi-ghosting-menurut-psikolog-biar-enggak-depresi-CjMQFPmdGl.jpg Ilustrasi dampak ghosting. (Foto: Dashu83/Freepik)

GHOSTING merupakan salah satu fenomena hubungan masa kini, di mana salah satu pihak mendadak hilang tanpa kabar atau alasan yang jelas. Biasanya ini lebih banyak terjadi saat Anda melakukan hubungan secara daring.

Sebenarnya ghosting bukan terbatas pada hubungan romantis saja, namun juga untuk pertemanan atau bahkan rekan kerja. Ghosting sendiri terlihat seperti penolakan tanpa jawaban yang jelas sehingga akan terkesan sangat menyakitkan.

Baca juga: Waspadalah! Ini 5 Tanda Anda akan Di-Ghosting 

Ini tentu akan membuat bingung serta rasa tidak nyaman bagi yang mengalaminya. Mereka yang melakukan ghosting pun biasanya adalah orang yang tidak tahu bagaimana cara mengakhiri hubungan.

"Nah, bagi mereka yang tidak berani menghadapi situasi ini, ghosting merupakan cara yang mudah untuk dilakukan walaupun terkesan pengecut," tutur psikologi Meity Arianti kepada MNC Portal, Jumat (12/3/2021).

Ilustrasi dampak ghosting.

Mereka menganggap ghosting dilakukan untuk menghindari drama yang menyakitkan atau menghindari melukai pasangan. Faktanya, ghosting justru lebih menyakitkan dan menimbulkan luka yang amat dalam.

"Siapa yang suka berpisah dengan cara yang enggak baik? Perpisahan saja sudah menyakitkan, ditambah orangnya menghilang dan tidak ada kepastian untuk kelanjutan hubungan," sambung Mei.

Baca juga: Anya Geraldine Ngaku Di-Ghosting, Apa Itu Ghosting? 

Oleh karena itu, tidak jarang korban ghosting menjadi stres atau depresi, bahkan hilangnya rasa percaya diri kepada orang lain. Akibatnya, mereka akan kesulitan menjalin hubungan baru karena dipenuhi rasa trauma.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, Mei pun memberikan beberapa cara mengenai apa yang harus dilakukan jika menjadi korban ghosting.

1. Beri waktu

Beri waktu diri Anda untuk tetap berpikir positif. Sebab bisa jadi hal ini terjadi karena ada sesuatu dengan orang tersebut. Tidak berpikir negatif dapat membuat Anda menjadi lebih tenang sehingga tidak mudah stres.

2. Berusaha menghubungi

Jika ia menghilang dalam beberapa waktu, cobalah hubungi dengan berbagai cara. Minimal Anda sudah berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

3. Ambil keputusan

Jika sampai batas waktu tidak kunjung mendapat jawaban, maka Anda bisa memutuskan harus bagaimana. Apakah akan menunggu dalam ketidakpastian atau move on.

4. Belajar menerima

Anda harus percaya bahwa terkadang ada hal di dunia ini yang tidak punya jawaban sehingga menerima adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan ketimbang menyalahkan dia, menyalahkan keadaan, atau menyalahkan yang lain.

Baca juga: Kejamnya Ghosting! Bikin Korban Alami Harga Diri Rendah dan Luka Psikologis 

5. Ikhlas

Jika ternyata Tuhan memperlihatkan ke Anda bahwa orang tersebut bersama orang lain, tentu itu sangat menyakitkan. Maka yang bisa Anda lakukan adalah tetap berusaha menghubungi untuk menyelesaikan hubungan dengan baik.

Namun jika pasangan tidak mau dan tetap menghindar, maka yang harus Anda lakukan adalah melanjutkan hidup dan doakan agar orang yang bersamanya akan bahagia serta tidak mengalami hal yang Anda rasakan. Minimal Anda menanam benih yang baik untuk diri sendiri.

6. Terima dengan lapang dada

Terima dengan lapang dada, hadapi kenyataan, dan bersyukur karena orang yang pernah bersama Anda tidak cukup baik buat Anda. Mungkin ini cara Tuhan menjauhkan Anda dengannya karena suatu hari Anda akan bersama orang yang jauh lebih baik dan menghargai Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini