Kenali Keunggulan Olahraga Jalan dan Lari, Pilih Mana?

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 481 2378293 kenali-keunggulan-olahraga-jalan-dan-lari-pilih-mana-5oq48Eq2JX.jpg Ilustrasi olahraga lari. (Foto: Unsplash)

OLAHRAGA jalan dan lari kini dipilih banyak orang. Sebab, kedua olahraga ini mudah dilakukan dan bisa diterapkan di mana saja.

Olahraga jalan dan lari juga dikenal sebagai bentuk latihan paling populer di kalangan penggemar kebugaran. Alasannya karena sama-sama meningkatkan metabolisme, meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot, dan manfaat kesehatan lainnya.

Baca juga: Deretan Olahraga yang Cocok untuk Pekerja Kantoran 

Olahraga jalan dan lari menawarkan banyak manfaat kesehatan. Kardio membantu menurunkan berat badan, meningkatkan stamina, meningkatkan kekebalan, mengelola kondisi kronis, serta memperkuat jantung. Ini juga baik untuk kesehatan mental serta membantu mengurangi kecemasan dan depresi.

Lantas, apa saja keunggulan olahraga lari dan jalan? Berikut penjelasannya, seperti dilansir laman Healthsite.

1. Lari lebih cepat menurunkan berat badan

Berlari jelas merupakan cara yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. Tetapi ini adalah latihan berdampak tinggi yang bisa lebih berat bagi tubuh Anda dan dapat menyebabkan cedera.

Jadi, jika Anda baru dalam olahraga, jalan kaki adalah pilihan cerdas yang akan membantu tetap bugar. Apa pun yang Anda pilih, pastikan memeriksakan diri ke dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru.

Olahraga jalan. (Foto: Fotorech/Pixabay)

2. Berjalan memiliki dampak lebih kecil dari lari

Sebagai permulaan, berjalan adalah bentuk latihan senam yang kurang intens daripada berlari yang dapat membantu seseorang untuk menjaga bentuk tubuhnya. Ini didefinisikan sebagai berjalan dengan kecepatan kurang dari 3 mil atau 5 kilometer per jam.

Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa latihan kardio berdampak rendah ini dapat bermanfaat dalam lebih dari satu cara. Ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, hipertensi, dan menjaga kesehatan mental Anda.

Baca juga: Bolehkah Olahraga Lari saat Hujan Turun? 

3. Berjalan memiliki risiko cedera lebih kecil dari lari

Ketika berbicara tentang berjalan, ini adalah latihan intensitas rendah yang menghasilkan lebih sedikit cedera daripada olahraga lainnya. Penelitian telah menemukan bahwa cedera lari dapat menyebabkan masalah seperti osteoartritis, terutama pada lutut.

Pelari yang pernah mengalami cedera akibat berlari, lebih mungkin mengalami kerusakan permanen. Bagi mereka yang lebih rentan cedera, sebaiknya memilih jalan kaki dibandingkan berlari untuk berolahraga.

4. Membakar lebih banyak kalori dengan lari

Berlari membantu Anda membakar kalori dua kali lipat dibandingkan dengan berjalan. Namun bukan berarti jalan kaki tidak membakar kalori sama sekali. Tidak semua orang dapat mempertahankan kecepatan yang diperlukan saat berlari untuk mendapatkan kebugaran. Faktanya, Anda mungkin bisa membakar lebih banyak kalori dengan latihan berjalan yang rutin.

Jalan cepat misalnya, dengan melakukan ini bisa meningkatkan detak jantung dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori. Daya yang dikeluarkan untuk berjalan cepat, biasanya 3 hingga 5 mph dan ini memiliki hasil yang mirip dengan berlari.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Olahraga Lari saat Hujan Turun 

5. Keduanya meningkatkan kesehatan jantung

Tentu saja lari menuntut Anda bekerja lebih keras, artinya akan membuat jantung lebih sehat. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa berjalan kaki secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada manusia. Jadi lebih baik melakukan semacam latihan kardio daripada tidak sama sekali jika Anda ingin menjaga kesehatan jantung Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini