Jokowi: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah dan Keilmuan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 16 Maret 2021 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 481 2378507 jokowi-pengembangan-vaksin-covid-19-harus-sesuai-kaidah-ilmiah-dan-keilmuan-zrrpB9BbgD.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pengembangan vaksin covid-19 harus memenuhi prosedur dan kaidah ilmiah serta keilmuan untuk mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Dalam situasi pandemi saat ini, dukungan dari banyak pihak akan membantu terwujudnya kemandirian di bidang farmasi.

Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Selasa (16/3/2021), seperti diketahui bahwa Indonesia memiliki dua vaksin covid-19 yang sedang dikembangkan, yakni Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara.

Baca juga: WHO Bantah Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah 

Kedua vaksin tersebut harus melewati uji klinis. Lalu uji klinis yang ditempuh harus sesuai prosedur berlaku, dilakukan secara terbuka, bersifat transparan, serta melibatkan banyak ahli.

"Untuk menghasilkan produk obat dan vaksin yang aman, berkhasiat, dan bermutu; mereka juga harus mengikuti kaidah-kaidah saintifik dan kaidah-kaidah keilmuan," terang Presiden Jokowi.

Baca juga: Tiap Vaksin Covid-19 yang Disuntikan Lindungi Satu Nyawa Manusia 

Adapun persyaratan dan tahapan ini penting dilakukan untuk membuktikan bahwa proses pembuatan vaksin covid-19 sangat mengedepankan unsur kehati-hatian serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Sehingga, vaksin yang dihasilkan aman dan efektif untuk penggunanya.

"Inovasi merupakan kunci kemajuan sebuah negara, tidak terkecuali Indonesia. Oleh karena itu, tentunya kita akan selalu mendukung inovasi-inovasi yang dilakukan oleh para inovator kita," tuntas Jokowi.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini