Gemetar Usai Olahraga, Ini Penyebabnya

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Rabu 17 Maret 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 481 2378756 gemetar-usai-olahraga-ini-penyebabnya-8ef3qScWIr.jpg Ilustrasi olahraga. (Foto: Aleksandar Little Wolf/Freepik)

BEBERAPA orang mengalami gemetar usai olahraga. Kondisi ini terjadi bisa karena beberapa hal. Salah satunya adalah olahraga secara berlebihan.

Gemetar setelah olahraga ternyata bisa dinilai sebagai hal yang wajar. Namun, penting untuk mengetahui perbedaan bagaimana gemetar yang normal dan tidak.

Baca juga: Kenali Keunggulan Olahraga Jalan dan Lari, Pilih Mana? 

Dalam beberapa kasus, gemetar usai olahraga bisa jadi mengindikasikan masalah kesehatan yang serius. Misalnya ketika seseorang mengalami tremor yang berlangsung lama setelah berolahraga.

Perhatikan juga kebiasaan sebelum dan selama olahraga. Ini dapat membantu menentukan penyebab di balik gemetar usai olahraga.

Sebagaimana dilaporkan laman Healthline, inilah beberapa penyebab paling umum gemetar usai olahraga.

Ilustrasi olahraga. (Foto: Free-Photos/Pixabay)

1. Mempertahankan otot dalam satu posisi

Gemetar bisa terjadi jika Anda mempertahankan otot dalam satu posisi untuk waktu yang lama. Anda mungkin pernah mengalami ini saat melakukan latihan papan. Setelah latihan papan, lengan Anda mungkin bergetar. Ini karena aktivitas beberapa unit motorik di otot Anda yang hanya digunakan untuk gerakan yang kuat. Saat Anda menahan otot untuk waktu yang lama, unit motorik ini diaktifkan untuk memberikan lebih banyak tenaga. Ini bisa mengakibatkan guncangan. Hal yang sama mungkin terjadi saat Anda mengangkat dan memegang dumbbell yang berat.

Baca juga: Deretan Olahraga yang Cocok untuk Pekerja Kantoran 

2. Kelelahan otot

Kelelahan otot adalah penyebab umum gemetar setelah berolahraga. Selama aktivitas fisik, sistem saraf pusat (SSP) melepaskan unit motorik untuk mengkontraksikan otot Anda. SSP Anda juga bisa kehilangan kemampuan untuk menggerakkan otot dengan paksa. Jika Anda kesakitan atau tidak dapat menyelesaikan latihan Anda, coba kurangi intensitas latihan Anda.

3. Dehidrasi

Elektrolit mengontrol fungsi saraf dan otot Anda. Untuk menjaga kadar elektrolit, Anda harus tetap terhidrasi. Jika Anda berkeringat terlalu banyak dan mengalami dehidrasi, Anda mungkin akan mengalami otot berkedut dan kram. Ini bisa terasa seperti gemetar.

4. Asupan kafein tinggi

Beberapa orang suka minum kopi atau suplemen olahraga sebelum berolahraga. Minuman ini mengandung kafein yang dapat membantu Anda meningkatkan tenaga melalui latihan. Tetapi jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak mungkin menjadi gelisah. Gemetar karena kafein biasanya paling sering memengaruhi tangan, tetapi dapat juga melibatkan bagian tubuh lain.

Baca juga: Bolehkah Olahraga Lari saat Hujan Turun? 

5. Gula darah rendah

Saat Anda berolahraga, kadar glukosa bisa habis, terutama jika Anda berolahraga dengan kecepatan tinggi atau untuk jangka waktu yang lama. Ini dapat menyebabkan gula darah rendah yang juga dikenal sebagai hipoglikemia. Anda mungkin juga mengalami kelelahan, kelaparan, sakit kepala/pusing, dan detak jantung cepat.

Ilustrasi olahraga. (Foto: Ryan McGuire/Pixabay)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini