Perusahaan Dilarang Bebankan Biaya Vaksinasi Gotong Royong ke Karyawan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 17 Maret 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 481 2379107 perusahaan-dilarang-bebankan-biaya-vaksinasi-gotong-royong-ke-karyawan-DFouChctBq.jpg Ilustrasi Vaksinasi Gotong Royong. (Foto: Okezone)

VAKSINASI Gotong Royong menimbulkan banyak ketidakpahaman di kalangan masyarakat. Salah satunya terkait biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa mendapatkan vaksin covid-19 tersebut.

Padahal, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memastikan bahwa Vaksinasi Gotong Royong harus didapatkan secara cuma-cuma alias gratis bagi karyawan karena biayanya ditanggung perusahaan.

Baca juga: 5 Poin Penting Vaksinasi Gotong Royong, Biaya hingga Penanganan KIPI 

"Vaksinasi Gotong Royong adalah pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh badan hukum atau badan usaha yang di mana perusahaan tersebut memberikan vaksinasi kepada karyawan dan karyawati serta buruh dan keluarganya. Pemberian vaksin menjadi tanggung jawab badan hukum dan badan usaha tersebut," terang Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Selasa 16 Maret 2021.

Dengan kata lain, tegas dia, biaya vaksinasi tidak boleh dibebankan kepada karyawan. "Seluruh penerima Vaksin Gotong Royong tidak boleh mengeluarkan uang, karena badan usaha atau badan hukum yang akan menanggungnya," terang Siti Nadia.

Ia melanjutkan, Vaksinasi Gotong Royong tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gartis yang sedang dijalankan pemerintah. Ada dua alasannya:

1. Jenis vaksin covid-19 untuk Vaksinasi Gotong Royong akan berbeda dengan jenis vaksin covid-19 yang dipakai pemerintah.

"Untuk program vaksinasi pemerintah, vaksin yang dipakai berasal dari Sinovac, AstraZeneca, Novavak, dan Pfizer," kata Nadia.

Artinya, Vaksinasi Gotong Royong dipastikan tidak akan menggunakan empat merek vaksin tersebut.

Baca juga: BPOM Bocorkan Vaksin Covid-19 yang Digunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong 

2. Pelayanan Vaksinasi Gotong Royong hanya dapat dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan.

"Artinya, Kemenkes memastikan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah tidak akan melakukan Vaksinasi Gotong Royong," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini