Kemenkes Mulai Distribusikan Vaksin AstraZeneca pada Senin Depan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 481 2380743 kemenkes-mulai-distribusikan-vaksin-astrazeneca-pada-senin-depan-bXJjq2iQIb.png Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. (Foto: YouTube Kemenkes)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) siap mendistribusikan Vaksin AstraZeneca ke seluruh wilayah Indonesia paling lambat Senin depan atau pada 22 Maret 2021. Kebijakan ini sejalan dengan keputusan yang sudah ditetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kementerian Kesehatan selaku pelaksana program vaksinasi nasional akan mulai melakukan distribusi Vaksin AstraZeneca paling lambat Senin depan (22 Maret 2021)," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konfrensi pers virtual, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Regulator Obat Eropa: Vaksin AstraZeneca Aman, Tidak Terkait Pembekuan Darah 

Ia melanjutkan, tentunya Kemenkes akan mempersiapkan hal-hal terkait pengemasan dan kesiapan distribusi, sehingga dapat mempercepat program vaksinasi nasional.

Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)

Pendistribusian Vaksin AstraZeneca dipastikan merata ke semua daerah di Indonesia. Upaya ini, kata dia, sejalan dengan semangat COVAX Facility yaitu membuka akses yang adil dan merata serta setara ke semua masyarakat.

Baca juga: Kondisi Darurat, MUI Beri Lampu Hijau Vaksin AstraZeneca 

"Vaksin AstraZeneca yang sudah diterima Indonesia ini akan segera didistribusikan ke daerah-daerah, termasuk daerah dengan kondisi tertingal, terdepan, dan terluar," kata Siti Nadia.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dengan Vaksin AstraZeneca, meski ada kabar di luar sana bahwa vaksin buatan Inggris tersebut diduga menyebabkan efek samping pembekuan darah. Namun, hal itu sudah dibantah karena menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan pemberian Vaksin AstraZeneca.

Begitu juga soal hukum Vaksin AstraZeneca. MUI mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksin Covid-19 Produksi AstraZeneca. Fatwa tersebut terkait produk vaksin yang diproduksi AstraZeneca di SK Bioscience, Korea Selatan.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Badan POM Terkait Penangguhan Vaksin Covid-19 AstraZeneca 

"Ketentuan hukumnya yang pertama vaksin covid-19 produk AstraZeneca ini hukumnya haram karena dalam tahapan proses produksinya memanfaatkan tripsin yang berasal dari babi," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh di acara yang sama.

Meski begitu, fatwa tersebut mengatakan bahwa penggunaan vaksin covid-19 diperbolehkan untuk saat ini karena kedaruratan agar bangsa Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini