Suka Makan Gorengan, Ingat Cara Mengolahnya Bunda

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 298 2381726 suka-makan-gorengan-ingat-cara-mengolahnya-bunda-lmOxLghGoV.jpeg Ilustrasi. (Foto: Instagram)

GORENGAN menjadi camilan favorit orang Indonesia. Setiap waktu gorengan selalu disantap, karena praktis dan rasanya gurih.

Banyak favorit gorengan yang disukai orang Indonesia. Seperti bakwan sayur, bakwan jagung, tahu isi, cireng, singkong goreng, tempe goreng tepung, dan sebagainya.

Diakui Perwakilan Sasa Inti Albert Dinata, gorengan bahkan menjadi makanan sehari-hari yang mudah ditemui di mana saja. Mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran atau cafe ternama.

"Namun bagi sebagian orang, hidangan gorengan seringkali dihindari karena proses masak yang dipercaya menghilangkan kandungan nutrisi dari hidangan," tuturnya lewat keterangan resmi, Senin (22/3/2021).

 Gorengan

Karena itu, tambah Albert, sekalipun makan gorengan bukan berarti melupakan kandungan nutrisi pada makanan. Termasuk zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan.

"Masyarakat Indonesia tetap bisa menyantap hidangan favorit mereka sekaligus mendapat kelengkapan gizi sehari-hari,” pungkas Albert. 

Begitu juga dengan proses mengolahnya agar hasil gorengan jadi lebih sehat. Karena Anda dituntut makan gorengan tidak berlebihan.

Pakar Nutrisi Dr med. dr. Maya Surjadjaja, MS, SpGK mengatakan, yang perlu diperhatikan agar makan gorengan tidak mengganggu kesehatan tubuh adalah minyaknya. Seringkali masyarakat diingatkan untuk tidka menggunakan minyak berkali-kali saat menggoreng.

Minyak goreng pada dasarnya memiliki ikatan asam lemak yang baik untuk kesehatan. Yakni umumnya seperti omega 3, omega 6 dan omega 9, misalnya pada olive oil.

"Memasak menggoreng berpengaruh pada nutrisi sehingga kita harus bisa bijak atau menggoreng pakai minyak yang benar. Kalau digunakan berulang ikatan asam lemaknya lepas," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini