Makin Sepi Peminat, Penjaja Kerak Telor Pernah Tak Laku Sama Sekali

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 298 2382050 makin-sepi-peminat-penjaja-kerak-telor-pernah-tak-laku-sama-sekali-BN9IpoGWMA.jpg Kerak telor (Foto: Youtube)

Kerak telor merupakan makanan khas Betawi yang sering juga disebut sebagai omeletenya orang Betawi. Ini merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan telur yang kemudian disajikan bersama serundeng juga topping lainnya.

Makanan asal Jakarta ini umumnya dimasak menggunakan wajan dan dinikmati saat masih hangat agar rasa gurihnya semakin menggugah selera. Sensasi taburan bawang goreng di atas kerak telor juga menjadikan makanan ini terasa kriuk saat dikunyah.

 kerak telor

Kerak telor biasanya dijajakan oleh pedagang yang ada di pinggir jalan saat ada perayaan di Jakarta baik perayaan memperingati Hari Jadi kota Jakarta maupun Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Penjaja kerak telor juga makin sulit ditemui saat ini.

Mengutip akun Youtube Street Food Village, kerak telor masih bisa kita jumpai di kawasan wisata seperti daerah Kota Tua atau Kemayoran. Di Kemayoran, berbaris penjaja kerak telor di pinggir jalan.

Seiring dengan berkurangnya penjaja kerak telor, pak Ohar selaku penjual mengaku bahwa tidak setiap hari dagangannya laku. Kerak telor hanya laris manis di saat ada festival seperti pada perayaan hari ulang tahun Kota Jakarta.

"Pernah dalam sehari enggak ada yang beli. Karena sekarang sepi," ujarnya.

Padahal, kerak telor dibanderol dengan harga yang tidak terlalu mahal. Untuk kerak telor yang menggunakan telur ayam, Pak Ohar menjualnya dengan harga Rp20 ribu, sedangkan untuk menggunakan telur bebek, Anda bisa merogoh kocek Rp25 ribu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini