Hasil Penelitian Sebut Vaksin AstraZeneca Efektif Cegah Covid-19 Varian Brasil

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 481 2381743 hasil-penelitian-sebut-vaksin-astrazeneca-efektif-cegah-covid-19-varian-brasil-OMokYmJ1Fv.jpg Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. (Foto: Okezone)

VAKSIN AstraZeneca dan Pfizer diklaim lebih efektif melawan virus corona atau covid-19 varian Brasil. Keefektifan ini disebut melebihi perkirakan sebelumnya.

Peer-review penelitian tersebut menjelaskan bahwa Vaksin AstraZeneca dan Pfizer tidak perlu dimodifikasi untuk melindungi tubuh manusia terhadap serangan varian Brasil yang diyakini berasal dari Kota Manaus di Amazon.

Baca juga: Beda dengan Sinovac, Jarak Suntik Vaksin AstraZeneca 8-12 Minggu 

Penelitian yang dilakukan di Universitas Oxford itu mengukur tingkat antibodi yang dapat menetralkan atau menghentikan infeksi dari varian yang beredar di Afrika Selatan, Brasil, dan negara lainnya.

Profesor Gavin Screaton, ilmuwan utama dalam penelitian tersebut, mengatakan, "Penelitian ini memperluas pemahaman tentang peran perubahan dalam spike protein dalam pelarian dari respons kekebalan manusia yang diukur sebagai tingkat antibodi penawar."

Baca juga: Kemenkes: Kemanjuran Vaksin AstraZeneca Melebihi Standar WHO 

"Hasilnya menunjukkan bahwa varian Brasil yang dikenal dengan nama P1 mungkin kurang resisten terhadap vaksin dan respons imun pemulihan dibandingkan B1351 (varian Afrika Selatan) serta B117 (Inggris)," kata Screaton, seperti dikutip dari laman HuffPost, Senin (22/3/2021).

Penelitian ini menggunakan sampel darah dari pasien yang memiliki antibodi alami yang dihasilkan dari infeksi covid-19. Lalu didapat juga dari mereka yang antibodinya diinduksi oleh perusahaan AstraZeneca atau Pfizer.

Secara singkat dijelaskan bahwa penelitian ini menemukan bahwa adanya penurunan hampir 3 kali lipat dalam tingkat netralisasi virus oleh antibodi yang dihasilkan oleh Vaksin AstraZeneca atau Pfizer untuk varian Inggris serta Brasil bila dibandingkan dengan strain asli yaitu SARS-CoV2.

Kemudian adanya penurunann 9 kali lipat dan 7,6 kali lipat masing-masing terhadap virus varian Afrika Selatan.

Baca juga: Kemenkes Mulai Distribusikan Vaksin AstraZeneca pada Senin Ini 

Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini