Uji Klinis Fase 3, Vaksin AstraZeneca 100% Efektif Cegah Gejala Parah Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 481 2382475 uji-klinis-fase-3-vaksin-astrazeneca-100-efektif-cegah-gejala-parah-covid-19-2X5OSIpCzu.jpg Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)

VAKSIN AstraZeneca 79 persen efektif mencegah covid-19, lalu memberi perlindungan hingga 100 persen dari gejala yang lebih parah akibat covid-19. Vaksin kontroversial ini pun 100 persen efektif mencegah orang keluar rumah sakit dengan penyakit parah lainnya.

Uji klinis fase 3 yang dilakukan di Amerika Serikat itu dilakukan terhadap 32.449 orang dari semua kelompok usia di AS, Cile, dan Peru dengan total 141 kasus gejala covid-19 yang dilaporkan.

Baca juga: Ini Kesimpulan Lengkap BPOM Terkait Penggunaan Vaksin AstraZeneca 

Hasil uji klinis tersebut menunjukkan bahwa di antara orang yang berusia 65 tahun ke atas terjadi perlindungan tubuh sebesar 85 persen terhadap pengembangan covid-19.

Tingkat efektivitas terhadap gejala covid-19 bahkan lebih tinggi daripada yang diamati dalam uji klinis yang dipimpin Oxford. Badan pemantauan keamanan data independen (DSMB) juga mengidentifikasi tidak ada masalah keamanan yang terkait dengan vaksin.

DSMB melakukan tinjauan khusus terhadap peristiwa trombotik serta trombosis sinus vena serebral (CVST) atau jenis bekuan darah yang telah mengganggu Eropa.

Laporan DSMB menyatakan bahwa tidak ditemukan peningkatan risiko trombosis di antara 21.583 peserta yang menerima setidaknya satu dosis Vaksin AstraZeneca. Kasus CVST pun tidak ditemukan.

Baca juga: Sempat Kontroversi, Begini Perjalanan Vaksin AstraZeneca di Indonesia 

Andrew Pollard, profesor infeksi dan kekebalan pediatrik serta ketua peneliti uji coba vaksin dari Universitas Oxford, mengatakan, "Hasil ini adalah berita bagus karena menunjukkan kemanjuran vaksin yang luar biasa pada populasi baru dan konsisten dengan hasil dari uji coba yang dipimpin Oxford."

"Kami dapat mengharapkan dampak yang besar terhadap perlawanan covid-19 di semua usia dan untuk orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda lewat Vaksin AstraZeneca ini," sambung Pollard.

Sarah Gilbert, profesor vaksinologi dan co-disainer vaksin, mengatakan temuan baru ini memberikan konfirmasi lebih lanjut bahwa keamanan dan efektivitas Vaksin AstraZeneca dapat dipertanggungjawabkan.

"Di banyak negara dan berbagai lintas usia, vaksin memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap covid-19 dan kami berharap kabar ini akan mengarah pada penggunaan Vaksin AstraZeneca yang lebih luas dalam upaya global memberantas pandemi di seluruh dunia," kata Gilbert.

Baca juga: 5 Alasan MUI Keluarkan Fatwa Boleh Gunakan Vaksin AstraZeneca 

Gilbert menerangkan bahwa 20 persen orang dalam uji klinis ini berusia di atas 65 tahun dan tidak ada penurunan perlindungan bagi kelompok tersebut dan ini menjadi bukti baik bahwa Vaksin AstraZeneca memang efektif untuk usia di atas 65 tahun, sama baiknya pada kelompok usia muda.

Lebih lanjut Mene Pangalos, wakil presiden eksekutif AstraZeneca, mengatakan bahwa hasil penelitian ini menambah bukti bahwa vaksin buatannya dapat ditoleransi dengan baik dan sangat efektif terhadap semua tingkat keparahan covid-19 di tiap kelompok usia.

"Kami yakin Vaksin AstraZeneca dapat memberikan peran penting dalan melindungi jutaan orang di seluruh dunia dari virus mematikan tersebut," terangnya.

Baca juga: Hasil Penelitian Sebut Vaksin AstraZeneca Efektif Cegah Covid-19 Varian Brasil 

Uji coba Vaksin AstraZeneca di Amerika menggunakan interval waktu dengan jarak 4 minggu, berbeda dengan uji coba sebelumnya yang dilakukan di Inggris menggunakan interval 12 minggu. Meski berbeda, kemanjurannya tetap sama bahkan lebih besar.

"Dengan interval waktu yang lebih pendek yaitu 4 minggu, ternyata efektivitas dan kemanjurannya tetap sangat baik. Ini amat luar biasa karena artinya pemberian vaksin bisa lebih cepat dan penerima dosis bisa jauh lebih banyak," tambah Pangalos.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini