Dokter Sarankan Tes Dahak TBC pada Pasien Batuk Negatif Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 481 2382654 dokter-sarankan-tes-dahak-tbc-pada-pasien-batuk-negatif-covid-19-9YGWNLQBLY.jpg Sakit batuk (Foto: Shutterstock)

Di tengah pandemi Covid-19, Indonesia sejatinya tengah mengejar target untuk menghilangkan Tuberkulosis (TBC) seluruhnya pada 2030. Capaian itu faktanya harus melaju tertatih karena fokus perhatian ditujukkan pada penanganan Covid-19.

Menurut data Kementerian Kesehatan, pelacakan kasus TBC di Indonesia hanya tercapai 30 persen dibandingkan capaian sebelumnya. Ini mengkhawatirkan, karena ada kemungkinan kasus TBC melonjak pada 2021 atau 2022.

batuk

"Meski kesadaran masyarakat pada kesehatan semakin tinggi, seperti menggunakan masker dan jaga jarak, tapi testing tidak semasif sebelum pandemi. Ini membuat pelacakan kasus hanya dapat dilakukan 30 persen dari tahun sebelumnya," papar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, di webinar Hari Tuberkulosis Sedunia, Selasa (23/3/2021).

Di sisi lain, jika bicara soal TBC makan kita akan mendapati gejala penyakit yang hampir sama dengan Covid-19 yaitu batuk. Ya, pasien Covid-19 dapat dikenali dengan gejala batuk.

Meski begitu, diterangkan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE, FISR, untuk mengenali suatu penyakit tentu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tapi, karena saat ini prioritas ada di penanganan Covid-19, makanya pemeriksaan pun akan diutamakan dengan tes Covid-19. Nah, ketika orang dengan gejala batuk ini negatif Covid-19, maka dia jangan dilepas gitu saja. Pemeriksaan TBC mungkin bisa dilakukan pada pasien batuk, terlebih jika batuk sudah berjalan semingguan," papar Prof Tjandra.

Jadi, Prof Tjandra sangat menyarankan agar petugas pelayan kesehatan supaya tidak membiarkan pasien dengan gejala batuk yang negatif Covid-19 tak mendapat pengetesan lebih lanjut. Sebab, risiko TBC pada orang dengan gejala batuk yang tak sembuh-sembuh meski sudah minum obat cukup besar.

Begitu juga ketika gejala yang muncul tak hanya batuk melainkan demam. Gejala semacam itu bisa Anda temukan pada penyakit selain Covid-19.

"Tes dahak TBC menjadi upaya penting yang harus dilakukan jika hasil diagnosis Covid-19 mengatakan negatif," tambah Prof Tjandra.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini