Bakal Digunakan di Indonesia, Ini 5 Rekomendasi Badan POM Terkait Vaksin AstraZeneca

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 481 2382821 bakal-digunakan-di-indonesia-ini-5-rekomendasi-badan-pom-terkait-vaksin-astrazeneca-Jw7MT9byy5.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Hindustan Times)

Sejak tiba ke Indonesia pada 8 Maret 2021, vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca menyita perhatian masyarakat. Hal ini terkait dengan berbagai isu terkait dengan potensi terjadinya pembekuan darah dan juga masa kedaluwarsa vaksin.

Menyikapi hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selalu instansi yang memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 di Indonesia memberikan perkembangan terkait hal tersebut. Belum lama ini Badan POM mengeluarkan rekomendasi yang menyatakan masyarakat harus tetap divaksinasi.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Selasa (23/3/2021) Badan POM juga telah mencantumkan peringatan kehati-hatian penggunaan vaksin ini pada orang dengan trombositopenia dan gangguan pembekuan darah.

Vaksin Covid-19

Badan POM bersama tim pakar KOMNAS Penilai Obat, KOMNAS PP KIPI, dan ITAGI, mengeluarkan lima rekomendasi sebagai berikut.

1. Masyarakat tetap harus mendapatkan vaksinasi Covid-19 sesuai jadwal yang telah ditetapkan karena risiko kematian akibat Covid-19 jauh lebih tinggi dibandingkan kemungkinan terjadinya KIPI.

2. Manfaat pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca lebih besar dibandingkan resiko yang ditimbulkan. Sehingga vaksin Covid-19 AstraZeneca dapat mulai digunakan.

3. Dalam informasi produk vaksin AstraZeneca telah dicantumkan peringatan kehati-hatian penggunaannya pada orang trombositopenia dan gangguan pembekuan darah.

4. Vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diterima di Indonesia melalui COVAX Facility diproduksi di Korea Selatan dengan jaminan mutu sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

5. Badan POM RI bersama Kementerian Kesehatan dan KOMNAS PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti isu setiap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini