4 Cara Memutihkan Gigi Secara Secara Alami

Nurdian Iqbaludin, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 611 2382671 4-cara-memutihkan-gigi-secara-secara-alami-oSRd5jykJA.jpg Memutihkan gigi (Foto: Meds News)

Setiap orang ingin memiliki gigi yang putih, bersih, rapi, dan indah. Sebab keindahan gigi juga membuat wajah tampak makin menawan.

Seperti dilansir dari Times of India terdapat sejumlah cara alami untuk memutihkan gigi. Apa saja?

 Sikat gigi

1. Sikat dengan soda kue soda

Soda kue memiliki khasiat pemutih alami dan karenanya merupakan bahan penting yang digunakan dalam pasta gigi. Ini adalah bahan abrasif ringan yang bisa menghilangkan noda pada gigi.

Ini juga membantu menciptakan lingkungan alkali di mulut, yang mencegah pertumbuhan bakteri. Penelitian telah menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue memiliki efek memutihkan yang signifikan.

Untuk memakai cara ini, Anda bisa mencampurkan satu sendok teh soda kue dengan 2 sendok teh air dan menyikat gigi dengannya. Anda bisa melakukannya 2-3 kali seminggu.

2. Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida adalah zat pemutih alami yang juga membunuh bakteri di mulut Anda. Hidrogen peroksida telah digunakan untuk membersihkan luka karena kemampuannya membunuh bakteri.

Penelitian telah menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue dan 1 persen hidrogen peroksida dapat membuat gigi menjadi lebih putih secara signifikan.

3. Makan buah dan sayur

Diet tinggi buah dan sayuran sangat bagus untuk kesehatan dan gigi Anda secara keseluruhan. Buah dan sayuran mentah yang renyah dapat membantu menghilangkan plak saat Anda mengunyahnya. Padahal ini bukan pengganti untuk menyikat gigi. Stroberi dan nanas adalah dua buah yang diklaim dapat memutihkan gigi Anda.

4. Mencegah noda pada gigi

Meskipun gigi Anda akan menguning seiring bertambahnya usia, Anda dapat mencegah noda dengan melakukan beberapa hal sederhana.

Batasi asupan kopi, anggur merah, soda, dan buah beri hitam. Ini semua terkenal karena menodai gigi. Anda tidak perlu menghindari zat ini sepenuhnya, tetapi Anda harus membatasi asupannya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini