Semangat Nenek 77 Tahun Mainkan Angklung di Perayaan Setahun RSDC Wisma Atlet

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 612 2382908 semangat-nenek-77-tahun-mainkan-angklung-di-perayaan-setahun-rsdc-wisma-atlet-UX3wSmE70d.jpg Nenek 77 tahun mainkan angklung saat perayaan setahun RSDC Wisma Atlet (Foto : Sukardi/Okezone)

Duduk seorang nenek mengenakan busana batik dengan selendang mengalung di lehernya. Di tangannya terlihat angklung dan sesekali dia getarkan untuk memunculkan bunyi.

Sekelilingnya terlihat muda mudi yang juga memegang angklung. Mereka bersiap menyambut perayaan setahun operasional Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Nenek Main Angklung

Si nenek tua itu pun tak malu untuk membaur dengan sekelilingnya. Senyumnya terlukis di balik masker yang dia kenakan saat menyambut sapaan MNC Portal Indonesia.

"Alhamdulillah sehat," ucapnya hangat seraya menjawab pertanyaan 'Apa kabarnya ibu?'. Dia bercerita kalau ini bukan kali pertama main angklung.

Baca Juga : Gema 1.500 Angklung Meriahkan Setahun RSDC Wisma Atlet

Ya, mantan guru TK ini sudah sejak lama sudah bisa main angklung, tapi berhubung sudah tua, jadi ingatannya sudah tak lagi kuat. "Enggak terlalu inget lagi sekarang, maklum sudah tua," katanya diakhiri tawa kecil.

Nenek Main Angklung

Nenek ini bernama Mariah Magdalena Rasiah. Usianya 77 tahun dan asalnya dari Jogja. Tapi, sudah lama tinggal di Jakarta. "Sudah dari tahun 1978 di Jakarta, ngajar jadi guru TK," cerita si nenek.

Dia menjadi pasien Covid-19 dan menetap di RSDC Wisma Atlet sudah sejak 10 hari yang lalu. Tak banyak cerita soal penyebabnya terpapar virus yang sedang dilawan seluruh dunia, tapi nenek Rasiah menjelaskan kalau dirinya sehat dan siap untuk pulang. "Yang terpenting sekarang saya sehat dan semoga bisa pulang," ucapnya.

Kembali membunyikan angklung dianggap nenek Rasiah sebagai hiburan di saat isolasi di RSDC Wisma Atlet. Selain itu, dia pun hadir di momen tersebut sebagai bentuk dukungan dan ucapan terima kasih kepada nakes yang sudah berjuang membantu pasien Covid-19 untuk bisa sembuh kembali.

"Ya, jadi hiburan sore-sore tapi saya juga senang bisa hadir di sini, saya mau ngasih ucapan terima kasih buat para nakes yang rela membantu kami para pasien untuk bisa sembuh lagi," ucapnya sedikit haru.

Nenek Rasiah menjadi satu dari 1.500 tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 yang merayakan setahun operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Pembunyian angklung ini sebagai tanda bersatunya nakes dan pasien untuk melawan Covid-19 sekaligus berkabung atas gugurnya 1.500 nakes selama pandemi berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini