Punya Kebutuhan Berbeda, Jangan Samakan Suplemen Remaja hingga Lansia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 612 2383532 punya-kebutuhan-berbeda-jangan-samakan-suplemen-remaja-hingga-lansia-V9tpQJp27T.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GUNA menjaga daya tahan tubuh, kita memang harus berolahraga dan minum vitamin secara rutin. Namun, yang belum banyak diketahui adalah konsumsi vitamin dan suplemen ternyata tidak bisa sembarangan.

Setiap orang memiliki kebutuhan akan nutrisi dan vitamin yang berbeda. Tapi, yang paling membedakan adalah suplemen untuk kelompok usia berbeda satu dengan lainnya.

Lalu bagaimana mengetahui suplemen apa saja yang cocok berdasarkan kelompok usianya? Berikut ini daftarnya, sebagaimana dilansir laman The Healthy.


Usia belasan atau remaja

Ahli gizi Stephanie Schiff merekomendasikan anak remaja atau usia belasan untuk mengonsumsi vitamin D dan kalsium. "Kombinasi vitamin D dan kalsium sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan otot para remaja," terangnya.

Di usianya ini setidaknya membutuhkan 1.300 miligram kalsium per hari. Kebutuhan tersebut harus dipenuhi jika tidak mendapatkan cukup dari makanannya sehari-hari.

Ilustrasi suplemen. (Foto: 8photo/Freepik)

Usia 20 dan 30-an

Asupan suplemen di usia remaja masih berlaku di kelompok usia 20-an dan 30-an. Selain itu, bagi wanita ini merupakan tahun-tahun subur. Saat berencana untuk hamil, mulailah konsumsi vitamin prenatal dengan asam folat dan B kompleks. Dua vitamin ini membantu mengurangi risiko autisme pada bayi.


Di atas usia 30-an

Cara tetap sehat di usia lebih dari 30 adalah untuk gencar mengonsumsi kalsium dan vitamin D. Ahli jantung dr Steinbaum menyarankan konsumsi asam lemak omega-3 antiinflamasi yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.


Usia 40-an

Masih kata dr Steinbaum, "Periksalah kadar vitamin D dalam darah untuk menakar seberapa lagi kebutuhan yang diperlukan tubuh."

Menurut dia, hampir tidak mungkin mendapatkan semua vitamin D yang dibutuhkan dalam sehari dari makanan saja. Belum lagi kurangnya mendapatkan sinar matahari pagi. Jangan lupa juga omega-3 dan kalsium yang sama-sama penting.

Usia 50 dan 60-an

Di usia ini kebutuhan kalsium sebanyak 1.200 miligram. "Sekarang alih-alih membangun tulang, Anda justru mengawetkan tulang yang sudah dimiliki," jelas dr Schiff.

Penting sekali untuk mendiskusikan kebutuhan vitamin yang spesifik dengan dokter karena wanita berisiko lebih besar terkena penyakit tulang daripada pria.

Usia 70-an

Selain kalsium, omega-3, dan vitamin D, di usia lansia atau 70-an dibutuhkan juga vitamin B12 ekstra. Ini karena makin bertambahnya usia, tubuh akan makin sulit membuat dan menggunakan B12. Jadi, penting untuk mensuplainya dari mengonsumsi suplemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini