Ini Tanda Masalah Pencernaan Anak yang Paling Mudah Terlihat

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 481 2383845 ini-tanda-masalah-pencernaan-anak-yang-paling-mudah-terlihat-HDGraq9hw1.jpg Ilustrasi kesehatan anak. (Foto: Freepik)

TIDAK bisa dimungkiri bahwa sebagian orangtua belum terlalu memerhatikan kesehatan pencernaan anak. Itulah mengapa beberapa orangtua tidak terlalu fokus pada makanan atau minuman yang dikonsumsi anak-anaknya.

Salah satu penyebabnya yakni adanya kecemasan anak tidak mau makan sama sekali. Padahal tahukah Anda, kesehatan pencernaan berhubungan erat dengan baik atau tidaknya penyerapan dan pengiriman nutrisi ke otak.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 pada Anak, Kemenkes Tunggu Rekomendasi Lembaga Terkait 

Maka itu, sebagai orangtua harus benar-benar peka melihat pertanda apa yang bisa terlihat jelas saat anak mengalami masalah pencernaan. Sehingga, penanganannya bisa lebih cepat dan tepat.

Ilustrasi anak-anak. (Foto: Freepik)

Sebagaimana dijelaskan praktisi kesehatan dr Muliaman Mansyur, tanda termudah yang bisa dilihat saat pencernaan anak mengalami masalah yakni dari frekuensi dan konsistensi anak buang air besar.

"Indikator tergampang itu dari frekuensi buang air besar (BAB) anak. Normalnya mereka harus BAB setiap hari. Nah, kalau sampai enggak ada, itu harus diperhatikan. Selanjutnya lihat BAB-nya keras atau tidak. Kalau iya, ini ada gangguan di saluran pencernaan," jelas dr Mulyaman dalam konferensi pers daring tentang pencernaan anak di masa pandemi, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Obesitas pada Anak Merupakan Penyakit, Ini Cara Mengatasinya 

Selain dua tanda tersebut, ayah ataupun ibu bisa melihat tanda selanjutnya yakni terjadinya diare dan demam pada anak. Jika anak sampai mengalami diare dan demam, dr Muliaman menyebut kemungkinan anak sudah mengalami infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri.

"Lihat ada diare atau tidak. Ada diare itu mulai dipikirkan ada infeksi virus atau bakteri di dalamnya. Begitu juga kalau anak sampai demam, nah ada infeksi di situ," imbuhnya.

Ia menegaskan, kesehatan pencernaan yang bermasalah dapat menimbulkan efek panjang pada kesehatan anak secara menyeluruh. Ini tandanya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak terserap dengan baik, alhasil berat badan normal anak tidak mengalami kenaikan seperti yang seharusnya.

"Efek jangka panjangnya apa? Berat badan anak itu enggak naik-naik. Padahal makannya bagus, aktivitasnya juga biasa saja padahal tapi berat badannya enggak naik-naik. Itu artinya nutrisi yang masuk enggak terserap dengan baik," pungkasnya.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Anak saat Pancaroba 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini