Menkes: Triliunan Dolar Disiapkan untuk Perang, Manusia Malah Kalah dari Virus

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 612 2384124 menkes-triliunan-dolar-disiapkan-untuk-perang-manusia-malah-kalah-dari-virus-JPbH0WeKSO.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI covid-19 memang telah memakan banyak korban jiwa di seluruh dunia. Saat ini, tercatat 125 juta orang terpapar virus Corona dengan 70,9 juta orang sembuh dan 2,75 juta orang meninggal dunia.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, manusia di dunia tidak menyiapkan sistem pertahanan kesehatan yang cukup untuk mencegah Sars Cov 2. Oleh karena itu, ia tak heran Covid-19 kali ini melenyapkan jutaan nyawa manusia.

"Malah triliunan US Dollar, dispend untuk membangun sistem ketahanan dengan asumsi yang akan membunuh umat manusia adalah sesama umat manusia, seperti Perang dunia 1 dan 2," ujarnya dalam Webinar Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia bersama MWA Universitas Indonesia.

Mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini mengatakan, seharusnya manusia bisa belajar dari virus yang sama 17 tahun yang lalu. Ia mengungkapkan, virus sebelumnya menyebar di China pada 2002.

"Covid-19 ini, virusnya namanya Sars Cov 2. Kenapa Sars Cov 2?, karena ada virus namanya Sars Cov 1. Jadi, anaknya Sars Cov 1 meruak di dunia 17 tahun kemudian," jelas dia.

Ia pun mengingatkan, kasus pandemi bukan terjadi kali ini saja. Ia mencontohkan, virus lain, misalnya, blackdeath, HIV, Ebola juga menewaskan ratusan juta jiwa.

Adapun satu-satunya cara menghadapi pandemi, kata Budi, yakni dengan perubahan perilaku. Menurutnya, pandemi tidak akan hilang secara instan, namun bertahap seiring perilaku manusia yang lebih sehat dan bersih.

"Semua pandemi yang memakan ratusan juta (jiwa) itu menuntut perubahan pelaku manusia. Karena yang namanya pandemi tidak ada yang akan selesai satu tahun, selesai 5 tahun, 10 tahun. Polio bahkan sampai sekarang enggak hilang-hilang," kata Budi.

Sekadar informasi, tercatat kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia hingga 25 Maret 2021 bertambah 6.107 kasus. Sehingga, total kasus positif menjadi 1.482.559 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 81.091 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini bertambah 4.656 orang. Sehingga total sebanyak 1.317.199 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 98 orang. Sehingga meninggal menjadi 40.081 orang. Sementara itu, sebanyak 48.914 orang menjadi suspek Covid-19. Adapun kasus aktif ada sebanyak 125.279

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini