Cerita Desainer Leny Rafael, Koleksinya Pernah Dibeli Cuma Buat Ditiru

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 194 2384645 cerita-desainer-leny-rafael-koleksinya-pernah-dibeli-cuma-buat-ditiru-KntDmOVEkK.jpg Leny Rafael desainer kebaya (Foto : Instagram/@lenyrafael)

Jalan panjang sebagai fashion desainer membuat Leny Rafael kenyang asam manis bisnis mode. Namun, kepiawaiannya dalam memilih kain sampai 'insting' yang kuat meramu konsep koleksi membuatnya terus bertahan hingga sekarang.

Tak sedikit batu sandungan yang harus Leny Rafael hadapi dalam 20 tahun berkarier sebagai fashion disainer. Mulai dari tuntutan beradaptasi dengan dunia digital hingga drama pedagang baju yang harus diterima dengan ikhlas.

Leny Rafael

Bicara soal drama pedagang baju, Leny menceritakan kalau dirinya pernah semacam dikelabui oleh oknum tersebut. Jadi, si oknum pada awalnya berperan sebagai klien yang ingin membeli koleksi.

Baca Juga : Hadiri Siraman Aurel, Cantiknya Millen Cyrus Berkebaya Bikin Netizen Terpesona

Tentu, tangan terbuka diberikan Leny untuk klien itu. Dibeli beberapa koleksi Leny yang harganya cenderung tak murah. Ya, Leny Rafael adalah brand busana yang terkenal dengan harga yang lumayan mahal tetapi kualitas tak bisa dilawan.

"Jadi, si orang ini beli beberapa koleksi. Terus pas sudah deal, dia bilang ke saya kalau baju tersebut mau dia copy buat usahanya di salah satu pasar tekstil terbesar di Asia," cerita Leny, beberapa waktu lalu saat MNC Portal Indonesia menyambangi langsung kantornya yang berada di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat.

Leny Rafael

Tak ada raut wajah kesal atau dengki saat Leny menceritakan kejadian itu. Dia malah menceritakannya dengan nada santai dibarengi tawa renyah.

Hal tersebut diartikan bahwa Leny sudah berdamai dengan kejadian tersebut. Lagipula, dia pun mengatakan kalau dirinya yang awalnya sebel, kini lebih santai dengan hal semacam itu.

"Dia beli koleksi saya cuma buat di-copy. Memang sih awalnya kaget terus sebel, tapi mikir lagi, yasudahlah yang penting koleksi kita dibeli dan itu berarti koleksi Leny Rafael ternyata bisa jadi trend setter," katanya santai.

Seperti yang dijelaskan di awal, batu sandungan Leny dalam berkarier juga berkaitan dengan dunia digital. Sebagai 'orang lama', dia pun dipaksa untuk melek digital dan itu harus dijalani dengan santai juga.

"Aku anaknya kan konvensional banget. Di awal karier, aku door to door nyari klien, terus ngiklan lewat majalah. Sekarang zamannya berbeda banget, media sosial memegang peranan cukup penting dalam bisnis fashion dan aku harus bisa beradaptasi," ungkapnya.

Leny Rafael

Karena itu, Leny merekrut fashion desainer berusia muda untuk brand-nya yang memang mengenal dunia fashion saat ini. Itu juga menjadi kekuatan Leny Rafael untuk tetap bisa bertarung dengan brand fashion lainnya.

"Emak-emak kayak saya harus ikutan paham media sosial, awalnya susah tapi lama kelamaan mulai terbiasa dan seru juga. Dunia memang sudah berubah dan kita harus terus mengikutinya tanpa meninggalkan karakter yang sudah dibangun sejak dulu," tambah Leny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini