Share

Beredar Kabar Vaksin Covid-19 Berbasi mRna Sebabkan Kanker, Benarkah?

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 612 2384676 beredar-kabar-vaksin-covid-19-berbasi-mrna-sebabkan-kanker-benarkah-jfBWkjJCpp.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

MEREKA yang menentang adanya vaksin Covid-19 memang kerap memberikan berita-berita miring, yang tidak teruji kebenarannya. Nah, belakangan ada artikel yang menyebut bahwa vaksin berbasis mRna, dapat menyebabkan kanker.

Artikel dari kantor berita asing, Natural News, nampak mengunggah hasil penelitian terkait mRna. Artikel ini menjelaskan bahwa vaksin berbasis mRna yang saat ini tengah dikembangkan, dapat menginstruksikan sel manusia yang berperan penting dalam menyebabkan kanker untuk semakin berkembang.

mRna juga dikabarkan menonaktifkan protein penekan tumor alami dalam tubuh, yang berfungsi menyelamatkan manusia dari kanker. Artikel ini mengklaim hasil penetiltian berasal dari laboratorium independen yang tidak terikat pada industri farmasi manapun yang memproduksi vaksin.

Hoax

Namun setelah dilakukan penelusuran, penjelasan mengenai bahaya vaksin berbasis mRna ternyata keliru. Memorial Sloan Kettering Cancer Center, yang tertulis dalam artikel, mengonfirmasi bahwa klaim tersebut salah dan terjadi kesalahan dalam mengartikan temuan penelitian ini. Temuan ini dibuat tahun 2018, jauh sebelum Covid-19 muncul. Jadi tidak ada kaitannya dengan vaksin.

Dilansri dari Covid19.go.id, media periksa fakta AFP, Brian Lichty, Profesor di Departemen Patologi dan Kedokteran Molekuler di McMaster University, menyatakan bahwa untuk memahami hasil penelitian tersebut, seseorang harus memahami proses transkripsi.

Lichty menjelaskan bahwa mRna merupakan molekul beruntai tunggal yang melengkapi salah satu untai gen DNA dan memainkan peran penting dalam sintesis protein. “Mesin penerjemah” dalam tubuh mengikat mRNA untuk membaca kode genetiknya dan membuat protein tertentu.

Dalam kasus leukimia (kanker darah), disebabkan oleh kekacauan proses transkripsi ini, sehingga menghasilkan mRna yang tidak akurat dan protein penekan tumor yang tidak benar. Untuk itu terkait kanker, kesalahan ada pada kekacauan transkripsi, bukan pada mRna.

Dalam akhir penjelasannya, Lichty mengatakan bahwa vaksin Covid-19 berbasis mRna ini, terdiri dari mRNA yang telah disintesis di fasilitas produksi. Karena mRna sudah dibuat, maka tidak ada peluang terjadinya kesalahan proses transkripsi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa artikel Natural News yang mengklaim bahwa vaksin berbasis mRna dapat menyebabkan kanker pada tubuh manusia adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini