Orang Gemuk Lebih Jarang Terserang Stroke?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 612 2384735 orang-gemuk-lebih-jarang-terserang-stroke-1bBPcycu8S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

OBESITAS memang diketahui sebagai faktor risiko utama dalam banyak penyakit. Tapi, sebuah studi menunjukkan memiliki beberapa lemak tubuh tambahan memperkecil risiko stroke.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan ke-71 Akademi Neurologi Amerika di AS, menemukan bahwa orang yang sangat gemuk 62 persen lebih kecil kemungkinan untuk meninggal daripada orang dengan berat badan normal.

"Telah diperhatikan bahwa berat badan ekstra dapat berperan dalam kelangsungan hidup bagi orang yang menderita penyakit ginjal dan jantung. Kami merasa perlu untuk menyelidiki apakah itu juga terkait dengan peningkatan kelangsungan hidup stroke," kata Zuolu Liu, peneliti di Universitas dari California, Los Angeles dilansir dari The Health Site.

Untuk penelitian ini, tim mengamati 1.033 orang yang terkena stroke dengan usia rata-rata 71 dan indeks massa tubuh rata-rata (BMI) 27,5.

stroke

Orang yang obesitas 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal setelah stroke dan mereka yang kelebihan berat badan memiliki peluang 15 persen lebih besar untuk bertahan hidup.

Sebaliknya, orang dengan berat badan kurang 67% lebih mungkin meninggal setelah stroke daripada orang dengan berat badan normal.

Kondisi yang disebut paradoks obesitas menunjukkan kelebihan berat badan mungkin melindungi bagi beberapa orang, seperti orang tua atau mereka yang memiliki penyakit kronis tertentu.

โ€œSalah satu penjelasan yang mungkin adalah orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki cadangan gizi yang dapat membantu mereka bertahan hidup selama penyakit yang berkepanjangan. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk menyelidiki hubungan antara indeks massa tubuh dan stroke,โ€ kata Liu.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini