Blueberry Tidak Cuma Enak, Yuk Kenali 6 Khasiatnya untuk Kesehatan

Diana Rafikasari, Jurnalis · Minggu 28 Maret 2021 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 298 2385166 blueberry-tidak-cuma-enak-yuk-kenali-6-khasiatnya-untuk-kesehatan-CCeRyCkvQC.jpg Buah blueberry. (Foto: 4045/Freepik)

BLUEBERRY merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang. Rasanya enak dengan sensasi berbeda karena ada manis dan asamnya.

Tidak hanyak enak rasanya, blueberry ternyata juga memiliki sejumlah kahasiat kesehatan. Sebab di dalam blueberry terkandung antioksidan yang kuat, bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan sensitivitas insulin.

Langsung saja, simak deretan khasiat buah blueberry untuk kesehatan tubuh, sebagaimana dinukil dari laman Insider.

Baca juga: 6 Manfaat Rambutan untuk Kesehatan, Banyak yang Belum Tahu Lho 

1. Menurunkan tekanan darah

Jika dimakan secara rutin, blueberry bisa membantu menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah studi kecil pada 2019, mengonsumsi minuman yang mengandung 200 gram blueberry selama satu bulan mengurangi tekanan darah sebesar 5 mmHg.

Selain itu, dalam sebuah studi kecil pada 2015, wanita pasca-menopause dengan tekanan darah tinggi yang mencerna 22 gram bubuk blueberry kering beku setiap hari selama delapan minggu mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Blueberry. (Foto: Medicalnewstoday)

2. Memasok banyak nutrisi

Blueberry adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Dalam satu cangkir blueberry, ada 85 kalori, 3,6 gram serat yang meningkatkan kesehatan usus, menurunkan kolesterol dan mengontrol kadar gula darah. 116 miligram kalium untuk mengatur detak jantung, memetabolisme karbohidrat, dan mempertahankan fungsi otot yang tepat.

Sebanyak 29 mikrogram vitamin K untuk menciptakan protein yang dibutuhkan untuk pembekuan darah. Lalu ada 4,6 miligram vitamin C, antioksidan yang membantu tubuh menyerap zat besi. Ada juga 9 mikrogram folat pembentuk sel darah merah yang membantu tubuh menerima oksigen dan melepaskan karbon dioksida.

Baca juga: Jangan Remehkan Buah Belimbing, Ini Beragam Khasiatnya untuk Kesehatan 

3. Meningkatkan sensitivitas insulin

Blueberry dapat membantu mereka yang mengalami resistensi insulin, seperti penderita diabetes tipe 2. Resistensi insulin terjadi ketika pankreas memproduksi terlalu banyak insulin, dan sel-sel berhenti merespons hormon dengan baik.

"Blueberry memiliki kemampuan untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Antosianin dalam blueberry membantu meningkatkan sensitivitas insulin," jelas Bansari Acharya RDN, ahli gizi terdaftar di Detroit, Michigan, Amerika Serikat.

Dalam sebuah studi kecil pada 2010 yang melibatkan orang-orang dengan obesitas, non-diabetes, tetapi resisten insulin, 67 persen peserta yang mengonsumsi blueberry melihat setidaknya 10 persen peningkatan dalam sensitivitas insulin, dibandingkan dengan hanya 41 persen pada kelompok plasebo.

"Blueberry bisa menjadi pilihan yang bagus untuk penderita diabetes karena dapat berkontribusi untuk meningkatkan sensitivitas insulin, namun penting untuk tidak melebihi jumlah karbohidrat yang direkomendasikan per makanan," ungkap Acharya.

Itu karena tubuh memecah karbohidrat menjadi gula. Penderita diabetes harus mendapatkan 45 persen kalori hariannya dari karbohidrat. Satu cangkir blueberry memiliki 21,7 gram karbohidrat.

4. Kaya antioksidan

Antioksidan membantu meminimalkan peradangan yang pada gilirannya mengurangi kerusakan sel. Blueberry kaya antioksidan antosianin yang membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit kronis. Dalam studi pada 2013, para peneliti menemukan pterostilbene atau antioksidan lain dalam blueberry yang dapat membantu menghambat kanker payudara dan melindungi penyakit jantung.

"Beberapa peradangan adalah normal, tetapi peningkatan kronis dari waktu ke waktu dapat menyebabkan penyakit," kata ahli gizi Nicole DeMasi RDN.

Baca juga: Ibu Hamil Rajin-Rajin Makan Buah Kedondong, Ini Manfaatnya 

5. Mengandung prebiotik

Blueberry mengandung prebiotik. Mengonsumsi prebiotik, sejenis serat makanan, dapat meningkatkan kesehatan usus. Prebiotik adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang memberi makan bakteri sehat yang hidup di usus. Penting bagi bakteri sehat untuk berkembang, menyingkirkan bakteri berbahaya yang masuk ke saluran pencernaan. Tanpa jumlah bakteri baik yang cukup, bakteri jahat meningkat, menyebabkan peradangan yang bisa memengaruhi sistem kekebalan.

6. Meningkatkan fungsi kognitif

Fungsi kognitif mengacu pada aktivitas mental seperti berpikir, belajar, dan mengingat. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana blueberry dapat membatasi penurunan kognitif, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa blueberry dapat membantu.

Dalam sebuah studi kecil pada 2011, kelompok lanjut usia (lansia) dengan penurunan memori dini mengonsumsi jus blueberry setiap hari selama 12 minggu sementara kelompok lain mengonsumsi minuman plasebo berry. Setelah 12 minggu, mereka yang mengonsumsi jus blueberry melihat peningkatan fungsi memori serta penurunan gejala depresi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini