Kebakaran Kilang Pertamina Balongan, Kenali Tingkat Keparahan Luka Bakar

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 481 2385821 kebakaran-kilang-pertamina-balongan-kenali-tingkat-keparahan-luka-bakar-WO51LUFj1A.jpg Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan di Indramayu. (Foto: Fathnur Rohman/MNC Portal)

PERISTIWA kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin 29 Maret 2021 dini hari, mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, sedikitnya ada 15 orang yang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk korban luka berat, jumlahnya mencapai 5 orang.

Baca juga: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan, Ratusan Warga Mengungsi 

Tidak hanya korban luka, akibat peristiwa ini sejumlah warga yang tinggal dekat area PT Pertamina RU VI Balongan diungsikan di dua lokasi pengungsian. Dua lokasi ini yaitu GOR PB dengan jumlah pengungsi sebanyak 220 orang dan Pendapa Kantor Bupati Indramayu sekira 300 orang.

Seperti diketahui, luka bakar merupakan insiden yang sering terjadi akibat kebakaran. Baik dari insiden rumah tangga seperti tersiram minyak panas, air panas, atau bahkan api kompor, hingga kecelakaan seperti terbakarnya kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan.

Baca juga: Berikut Nama-nama Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan 

Seperti dikutip dari laman Healthline, Senin (29/3/2021), luka bakar dikategorikan berdasarkan tingkat keparahannya. Luka bakar derajat 1 dianggap paling ringan karena hanya mengenai lapisan luar kulit. Biasanya hanya menyebabkan nyeri ringan, kemerahan, dan bengkak.

Luka bakar derajat 2 memengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebabkan lepuh serta mengelupasnya kulit sehingga timbul lapisan kulit dalam yang berwarna putih atau pink muda.

Sedangkan luka bakar derajat 3 melibatkan kerusakan pada semua lapisan kulit. Lalu luka bakar derajat 4 mungkin melibatkan sendi dan tulang. Luka bakar derajat 3 dan 4 dianggap sebagai keadaan darurat medis dan hanya boleh dirawat di rumah sakit.

Korban dapat mengobati sebagian besar luka bakar derajat 1 dan luka bakar derajat 2 dengan diameter kurang dari 3 inci di rumah. Selebihnya, luka bakar hanya bisa ditangani oleh petugas medis.

Baca juga: Usai Pulang dari Pesantren, Sejumlah Santri Jadi Korban Kebakaran Kilang Minyak 

Kilang Balongan Meledak, 4 Warga yang Melintas Alami Luka Bakar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini