Apa Saja Bahaya Kurang Makan Sayuran dan Buah?

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 481 2386033 apa-saja-bahaya-kurang-makan-sayuran-dan-buah-BDlSMIyspk.jpg Ilustrasi sayuran dan buah. (Foto: Freepik)

SAYURAN dan buah menjadi asupan yang penting untuk tubuh manusia. Banyak nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dengan rajin mengonsumsinya, tentu saja bisa menambah vitamin dalam tubuh.

Mengonsumsi sayuran dan buah dapat melancarkan sistem pencernaan, memperkuat kekebalan tubuh, serta meningkatkan fungsi organ. Kedua asupan ini merupakan sumber kalium, serat, dan vitamin.

Lantas, apa bahayanya jika kurang makan sayuran dan buah? Berikut hal-hal yang akan terjadi, sebagaimana dijabarkan laman The Healthy.

Baca juga: Deretan Khasiat Buah dan Sayuran Berwarna Hijau, Termasuk Sehatkan Mata 

1. Masalah pencernaan

Kekurangan buah dan sayur membuat Anda rentan terhadap penyakit pencernaan seperti sembelit, wasir, dan diverticulosis. "Buah dan sayuran mengandung selulosa yang meningkatkan berat feses, memudahkan pengeluaran, dan mengurangi waktu transit," jelas Laura Moore RD, ahli pangan di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas, Amerika Serikat.

Selain itu, lanjut dia, keduanya mengandung serat yang membantu meringankan dan mencegah sembelit, menstimulasi otot saluran pencernaan, dan mengurangi tekanan pada usus bagian bawah yang memperkecil kemungkinan pembuluh darak rektal membekak yang menyebabkan wasir.

Sebuah studi dari Harvard Medical School menunjukkan kandungan tinggi serat ada dalam buah-buahan dan sayuran yang dapat mengurangi risiko divertikulitis.

Buah-buahan. (Foto: Tabrez Syed/Unsplash)

2. Kekurangan vitamin dan mineral

Menurut sebuah penelitian di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hanya 1 dari 10 orang dewasa yang setiap hari mengonsumsi buah dan sayuran yang direkomendasikan Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Menurut ahli pangan Laura Moore RD, jika tubuh tidak mendapatkan cukup buah dan sayuran maka akan kekurangan nutrisi. Meskipun banyak vitamin dan mineral dari makanan lain, buah dan sayuran mengandung nutrisi itu lebih tinggi dan banyak antioksidan.

Baca juga: Terungkap, Konsumsi 5 Porsi Sayuran dan Buah Setiap Hari Turunkan Risiko Kanker 

3. Menambah berat badan

Jika tidak mengonsumsi buah dan sayuran, kemungkinan Anda mengonsumsi makanan berkalori tinggi dan berlemak tinggi. Para peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health menemukan makin banyak mengonsumsi buah dan sayuran dapat menurunkan berat badan, kecuali sayuran seperti kentang, kacang polong, dan jagung.

4. Tekanan darah meningkat

Mengonsumsi makanan tinggi natrium tanpa mendapatkan cukup buah dan sayuran akan meningkatkan tekanan darah.

"Mengonsumsi tinggi buah dan sayuran yang kaya nutrisi seperti kalium, kalsium, magnesium, dan rendah sodium dapat membantu mengurangi sodium dalam makanan Anda sehingga menurunkan tekanan darah," jelas Moore.

Baca juga: Tips Sederhana Buat Makanan Sehat, Salah Satunya Beli Sayuran yang Bisa Dikukus 

5. Risiko terkena kanker

Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), tidak ada makanan yang dapat melindungi dari kanker, tetapi pola makan yang dipenuhi makanan nabati dapat membantu menurunkan risikonya.

"Antioksidan seperti vitamin E, vitamin C, dan karotenoid dapat mengurangi risiko kanker dengan melindungi sel sehat dari radikal bebas," kata Moore.

"Karotenoid merupakan pigmen termasuk beta-karoten yang ditemukan dalam bayam, sayuran berdaun gelap lainnya, buah jeruk tua, ubi jalar, labu, dan wortel. Semuanya dapat melindungi dari kerusakan sel dan risiko kanker yang lebih rendah," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini