Selain Sesak saat Terlentang, Kenali Deretan Gejala Penyakit Jantung

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 612 2386113 selain-sesak-saat-terlentang-kenali-deretan-gejala-penyakit-jantung-WGCOJVU0at.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEKERJA di rumah memang membuat kita semakin konsumtif, apalagi kita bisa membeli segalanya secara online termasuk makanan. Tapi hati-hati loh, gaya hidup konsumtif yang membuat kita malas bergerak mendatangkan banyak penyakit.

Salah satunya adalah penyakit jantung atau kardiovaskular, yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sayangnya, tidak semua orang sadar pentingnya hidup sehat guna menghindari penyakit mematikan ini.

Memang, penyakit jantung adalah penyakit degeneratif yang kerap diderita oleh manusia yang sudah lanjut usia. Spesialis Jantung, dr. Dicky Hanafie, SpJP(K), menjelaskan, fungsi utama jantung hanya untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Sebagaimana diketahui, jantung berdenyut lebih dari 100 ribu kali per hari dan mampu memompa darah sebanyak lima liter darah per hari. Tentunya hal ini bukanlah sebuah kerja yang sangat ringan. Pasalnya, jika dikumpulkan maka jantung mampu memenuhi 10 kilometer kereta barang, apabila berdenyut selama 60 tahun lamanya.

Jantung

Oleh sebab itu, jantung menjadi bagian tubuh yang sangat penting bagi hidup manusia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, Indonesia memiliki prevalensi penyakit jantung sebesar 1,5 persen.

Dokter Dicky menjelaskan penyakit, penyakit jantung sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penderitanya mati mendadak atau sudden death. Selain itu, dr. Dicky menjelaskan beberapa penyebab utama yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami kegagalan jantung.

“Penyebab penyakit jantung adalah hipertensi penyakit katup, hingga terjadi koroner dan bisa menyebabkan serangan jantung. Hal ini bisa menyebabkan penderitanya sudden death, mati mendadak,” tutur dr. Dicky.

Dia melanjutkan, sebagian besar pasien yang mengalami gagal jantung kerap meninggal dunia. Meski demikian, Anda bisa melakukan deteksi sederhana untuk mengetahui gejala-gejala dari penyakit mematikan ini.

“Cepat lelah, terbangun karena tiba-tiba sesak, sesak saat terlentang, sesak saat aktivitas, bengkak tungkai bawah, kurangnya selera makan karena begah, menjadi salah satu gejala seseorang mengalami gagal jantung,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, jantung normal akan berfungsi sebesar 55-70 persen. Namun, kalau fungsinya sudah di bawah 50 persen bisa dibilang seseorang sudah mengalami penurunan fungsi jantung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini