Buat Penikmat Jus Sayuran, Ini Waktu Terbaik Meminumnya

Antara, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 298 2386739 buat-penikmat-jus-sayuran-ini-waktu-terbaik-meminumnya-sOJ7oOFfzV.jpg Ilustrasi jus sayuran. (Foto: Shutterstock)

BAGI penikmat jus sayuran wajib tahu waktu terbaik meminumnya. Ternyata waktu yang tepat mengonsumsi jus sayuran adalah sebelum menyantap makanan padat.

"Sebelum makan makanan padat supaya nutrisi terserap duluan karena kalau sudah ada makanan masuk, terus kita minum jus, nutrisi dalam jus ngantre dulu dari proses pencernaan si makanan padat, kadang proses pencernaan tadi malah merusak nutrisi jus," kata Dokter Benny Parulian dalam virtual media gathering, Selasa (30/3/2021), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Suka Minum Jus, Kenali 5 Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuhmu 

Ia mengatakan, kandungan jus yang disarankan mengandung beragam jenis sayuran hijau misalnya 3–4 jenis, variasikan dengan sayuran berwarna lain misalnya merah seperti tomat, oranye dari wortel, atau bisa juga ditambah buah dan kacang-kacangan.

Sayuran. (Foto: Healththoroughfare)

Dia tidak menyarankan terlalu mementingkan buah ketimbang sayuran agar tak berujung semata mendapatkan karbohidrat; sementara mineral, vitamin, dan fitonutrisi kebanyakan ada di sayuran. Di lain sisi, sebenarnya buah bisa memberikan rasa enak di dalam jus.

"Nutrisi di sayuran itu seperti puzzle dan mereka harus saling melengkapi supaya memberikan manfaat yang besar untuk tubuh," kata dokter lulusan FKUI yang mendalami hubungan penyakit, nutrisi, dan psychoneuroimmunology ini.

Baca juga: 4 Jus yang Cocok Diminum untuk Berbuka 

Kebiasaan meminum jus tidak berarti menggantikan kebutuhan tubuh pada air minum. Tubuh tetap membutuhkan air untuk memperlancar masuknya nutrisi sekaligus menjaga keseimbangan cairan di dalamnya.

Supaya tidak kembung, terutama saat bulan Ramadhan, seseorang bisa meminum 2–5 gelas air setelah konsumsi jus. Bisa juga mengatur jumlah asupan air sesuai kegiatan demi menghindari dehidrasi.

Khusus seseorang yang menderita GERD dan maag, tidak perlu khawatir mengonsumsi sayuran. Sebaiknya perhatikan munculnya gejala dan lokasi sakit setelah konsumsi sayuran. Keluhan seperti kembung, misalnya, bukan pertanda kambuhnya maag melainkan sebatas produksi gas dari bakteri di usus besar.

Terkait lokasi, apabila merasa nyeri di ulu hati dan sekitar perut atas sebelah kiri, bisa jadi memang karena asam lambung yang naik. Sebagai pertolongan pertama, bisa minum air putih 1–3 gelas secara perlahan untuk melarutkan asam lambung.

Baca juga: Waspada Virus Korona COVID-19, 3 Jus Ini Bisa Bantu Jaga Imunitas 

Pilihan lainnya bisa dengan air buah semisal air semangka, kelapa atau melon, hingga obat pereda asam lambung. Setelah itu, perbaiki pola makan.

"Tetapi bila sakit di perut bagian tengah, misalnya sekitar pusar atau bawah, berarti sebatas gas. Enggak usah khawatir, tinggal dorong mereka dengan air mineral. Nanti akan keluar gasnya, paling enggak buang angin," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini