Suka Simpan Struk Belanja atau Tiket Pesawat? Hati-Hati Rawan Kena Kanker

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 481 2386644 suka-simpan-struk-belanja-atau-tiket-pesawat-hati-hati-rawan-kena-kanker-pofuK0EeZP.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SUKA menyimpan struk belanja, tiket konser atau tiket pesawat? Hati-hati kebiasaan tersebut ternyata bisa berbahaya bagi tubuh kita loh.

Mungkin sepertinya sepele, tapi kertas-kertas tersebut nyatanya memiliki zat berbahaya bagi tubuh yakni BPA atau Bisphenol A. BPA merupakan senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mengeraskan plastik. Bahan kimia ini biasa Anda temukan pada plastik wadah makanan, botol plastik, hingga struk kertas belanja.

Pada penelitian yang melibatkan hewan percobaan, BPA ternyata bisa mengganggu fungsi hormon endokrin. Hal tersebut dikarenakan kandungan yang ada pada BPA berefek sama dengan hormon estrogen yang bisa menyebabkan perubahan kelenjar prostat dan jaringan payudara.

Walaupun efek buruk BPA baru terbukti pada hewan, para peneliti menganjurkan sebaiknya tetap menghindari hal-hal yang mengandung BPA.

Seperti yang dilansir dari Plastic Pollution Coalition, BPA yang ada di kertas struk bisa mengganggu sistem reproduksi pada pria dan wanita. Hal tersebut dapat terjadi akibat menyerapnya senyawa kimia yang menyerupai estrogen tersebut ke kulit Anda.

Jika Anda sering menyimpan kertas struk belanja di dompet maupun kantong celana, bukan tidak mungkin penyakit seperti kanker payudara, kanker prostat, diabetes atau bahkan obesitas mengintai Anda.

Tiket Pesawat

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari tiga negara, yakni Brasil, Spanyol, dan Perancis. Ternyata, walaupun dalam dosis yang sangat sedikit, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa BPA yang ada di struk belanja bisa memicu kanker.

Usut punya usut, ternyata BPA yang ada di struk belanja Anda tidak terikat secara kimiawi. Oleh karena itu, sangat mudah bagi Anda untuk terpapar racun dari struk belanja. Mulai dari menyentuhnya langsung, terpapar melalui uang yang ada di dompet dengan struk belanja Anda, hingga belanjaan Anda.

BPA yang diproses di hati membentuk bisphenol A glucoronide dan sebagian besar dikeluarkan dengan urin. Struktur fenolik BPA telah terbukti dapat berinteraksi dengan estrogen dan bisa berdampak buruk kepada hormon yang dimiliki oleh wanita tersebut.

Oleh karena itu, zat ini membantu memicu gangguan pada endokrin, termasuk membuat pria dan wanita tidak subur.

Beberapa studi telah mengungkapkan bahwa orang yang sering menyentuh struk belanja, seperti kasir, ternyata mendapatkan konsentrasi BPA yang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya. Hal tersebut ditemukan dalam perbandingan urin mereka ketika meneliti masalah ini.

Selain itu, paparan BPA juga berpengaruh terhadap frekuensi dan kebersihan tangan seseorang. Pada tangan kasir yang bekerja lebih dari sepuluh jam ditemukan 71 mg BPA. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan pada tangan orang-orang biasa yang hanya terpapar 7.1 – 42.6 mg per hari.

Seperti yang dilansir oleh Web MD, sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa penggunaan dosis rendah BPA ternyata mempengaruhi kesehatan biologis hewan percobaan.

Walaupun dikatakan dapat digunakan dalam dosis yang aman, menggunakan BPA dalam dosis rendah masih bisa memicu kanker payudara dan penyakit lainnya. Penelitian ini dilakukan selama 2 tahun dengan memberikan BPA dan hormon estrogen kepada 4.000 tikus percobaan.

Semua tikus tersebut diberikan dosis yang sama sebelum mereka melahirkan. Dosis terendah yang diberikan kepada tikus-tikus tersebut sebanyak 2.5 mikrogram sehari dan dosis tertingginya adalah 25.000 mikrogram.

Kanker

Hasilnya cukup mengejutkan. Tikus-tikus yang masih muda dan diberikan dosis yang rendah sampai mereka tidak lagi menyusui ternyata berpotensi besar menderita kanker payudara.

Di sisi lain, tikus betina juga menunjukkan terdapat perubahan pada kesehatan hati dan ginjal mereka. Perubahan pun juga terjadi pada tikus jantan. Prostat dan dada mereka memperlihatkan perubahan yang cukup drastis setelah diberikan dosis BPA yang cukup rendah.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dosis BPA serendah apapun tetap masih bisa mempengaruhi kesehatan Anda. Namun, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut, apakah BPA harus benar-benar tidak boleh dipakai lagi atau ada alternatif lainnya. Sekarang, sudah semakin jelas bukan bahaya dari menyimpan struk yang ada BPA nya?

Tidak hanya di struk belanja saja, Anda juga bisa menemukan BPA pada tiket konser dan pesawat. Maka dari itu, sulit sekali untuk menghindari bahan kimia yang berbahaya ini karena terdapat di mana-mana. Selain itu, orang yang paling beresiko besar terpapar oleh BPA yang ada di berbagai macam kertas ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini