Ladies Telat Menikah? Ini 3 Manfaaat Jadi Ibu yang Lebih Tua

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 612 2387234 ladies-telat-menikah-ini-3-manfaaat-jadi-ibu-yang-lebih-tua-EBSSF88ijy.jpg Menikah di usia tua (Foto: Kerala)

Saat ini semakin banyak wanita milenial yang telat menikah alias menikah di usia tua, 35 tahun ke atas. Alasannya susah menemukan jodoh yang tepat, hingga mengejar karir. Menikah dalam usia tua, menjadikan seorang wanita jadi ibu yang lebih tua.

Banyak yang menyatakan, wanita tua lebih sukar hamil. Namun faktanya terdapat banyak keuntungan lain menjadi ibu yang lebih tua.

 ibu yang lebih tua

 

1. Lebih santai dalam mendidik anak

Dalam dua dekade terakhir, jumlah perempuan yang menjadi ibu di usia 20-an menurun. Semakin banyak wanita sekarang memilih karir sehingga mereka lambat menikah. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di School of Business and Social Sciences di Aarhus University di Denmark, terungkap bahwa anak-anak yang lahir dari wanita berusia 35 tahun menuai beberapa manfaat tambahan.

Studi tersebut menunjukkan bahwa ibu yang lebih tua tidak terlalu ketat dalam menerapkan disiplin fisik dan verbal pada anak-anak mereka ketika mereka berusia antara 7 dan 11 tahun. Akibatnya, anak-anak pada kelompok usia ini menunjukkan lebih sedikit kesulitan perilaku, sosial dan emosional. Ini sama saja berarti ibu yang lebih tua, sikapnya lebih santai.

2. Mendidik anak lebih optimistis

Ibu yang lebih tua, berusia 35 tahun ke atas memiliki hubungan yang lebih baik dan lebih stabil dengan anak-anak mereka. Mereka bahkan lebih memperhatikan pendidikannya. Selain itu, tingkat kematangan wanita yang lebih tua memudahkan mereka untuk mengalahkan stres selama kehamilan dan menjaga sikap positif saat membesarkan anak.

Seiring bertambahnya usia, orang menjadi lebih baik dalam menghadapi tantangan emosional dan mental, sehingga mereka dapat menangani situasi tak terkendali dengan lebih baik. Mereka juga menjadikan anak-anaknya lebih optimistis dan positif dalam hidup.

3. Anak jadi lebih berprestasi

Berdasarkan sebuah penelitian, wanita yang memiliki anak lahir di usia lebih dari 35 tahun memiliki anak dengan kognisi dan memori verbal yang lebih tajam. Risiko anak mengalami cedera yang tidak disengaja yang membutuhkan perhatian medis lebih sedikit.

Lalu, anak-anak dari ibu yang lebih tua berprestasi lebih baik di bidang akademik. Studi lain menunjukkan bahwa wanita yang memiliki anak setelah usia 33 tahun ke atas memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk hidup hingga usia 95 tahun dibandingkan dengan wanita yang memiliki anak terakhir sebelum usia 30 tahun.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini