Punya Pacar Bipolar? Jangan Langsung Diputsin, Coba Terapkan 4 Sikap Ini

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 612 2387364 punya-pacar-bipolar-jangan-langsung-diputsin-coba-terapkan-4-sikap-ini-8FG2YVVD7i.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GANGGUAN kejiwaan memang bisa terjadi pada saja apalagi di masa pandemi seperti ini. Tapi, beberapa gangguan kejiwaan memang tidak terlihat dengan jelas.

Nah, salah satu gangguan kejiwaan yang agak sulit dilihat adalah bipolar. Gangguan bipolar merupakan kondisi kejiwaan yang membuat pengidapnya mengalami perubahan mood ekstrem dalam waktu singkat.

Mungkin awalnya mengira orang tersebut moody, tapi seiring waktu mungkin Anda sadar ada yang salah dari sikapnya ini. Apalagi, jika orang yang mengalami gangguan ini adalah pasangan Anda.

Tapi, jangan langsung menjauhinya ya, dilansir dari Hellosehat, coba deh pelajari penyakit tersebut. Perbanyaklah pengetahuan mengenai bipolar disorder, apa yang pasangan Anda hadapi, dan bagaimana Anda bereaksi terhadap hal tersebut.

Tidak hanya mempelajari lewat buku atau website saja, Anda pun harus menanyakan kepada pasangan Anda, apa yang menjadi pemicu gangguan mental tersebut muncul. Entah itu kekurangan tidur atau pekerjaan yang membuat dirinya stres.

pacaran

Walaupun tidak semua orang memiliki pemicunya, tidak ada salahnya untuk menanyakan pengalaman pasangan Anda. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan apa yang ia lakukan untuk mengatasinya.

Nah, dengan begitu Anda menjadi tahu dan mengurangi peluang munculnya pemicu tersebut. Berikut beberapa sikap yang harus Anda ambil jika memang Anda masih ingin bersama pasangan.

Sabar

Salah satu kunci utama dalam hubungan yang melibatkan mental pasangan Anda adalah sabar. Misalnya, Anda dan pasangan sudah merencanakan untuk kencan pada akhir pekan ini, tapi terkendala karena penyakit pasangan Anda sedang kambuh.

Ingatlah bahwa hal tersebut bukanlah keinginan pasangan Anda, melainkan bipolar disorder yang membuatnya seperti itu. Jika hal tersebut sering terjadi dan membuat Anda stres, cobalah untuk ‘melarikan diri’ dari pasangan selama seminggu untuk menenangkan pikiran Anda.

Mendukung proses pemulihan

Cara lainnya untuk menghadapi pasangan Anda yang bipolar adalah mendukung rencana pengobatannya. Cobalah untuk hadir pada beberapa sesi dengan terapisnya. Kehadiran Anda mungkin akan sangat berarti bagi pasangan karena terlihat mendukung dirinya.

Akan tetapi, jika hal tersebut justru mengganggu pasangan Anda, tanyakan pada dia apa saja yang harus dilakukan dalam proses pemulihan ini.

Lebih terbuka

Tentu saja Anda harus mengatakan apa yang ada di dalam pikiran dan perasaan Anda ketika pasangan sedang mengalami episode. Akan tetapi, Anda pun harus memilih kata-kata yang tidak menyinggung perasaan pasangan karena kemungkinan ia akan menilai Anda menyalahkan gangguan mental mereka.

Minta bantuan kepada orang lain

Jika Anda sudah sangat jenuh dan stres menghadapi pasangan bipolar Anda, carilah bantuan kepada teman atau keluarga. Bicarakan kepada mereka mengenai masalah ini dan jika mereka memberikan saran yang positif, Anda dapat mengikutinya.

Jika Anda sudah sangat jenuh dan stres menghadapi pasangan bipolar Anda, carilah bantuan kepada teman atau keluarga. Bicarakan kepada mereka mengenai masalah ini dan jika mereka memberikan saran yang positif, Anda dapat mengikutinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini