Solusi Paling Baik untuk Limbah Plastik Hanya Daur Ulang

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 612 2387381 solusi-paling-baik-untuk-limbah-plastik-hanya-daur-ulang-D28kEV2xfy.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

DAUR ulang berkaitan erat dengan keberadaan sampah terutama jenis sampah plastik yang sulit terurai secara alami. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia juga memiliki masalah yang cukup besar dalam hal penanganan limbah sampah plastik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Rosa Vivien Ratnawati, SH., M.Sc mengungkapkan, jumlah sampah plastik yang sangat besar tak lepas dari keberadaan plastik, yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di lingkungan terkecil, yaitu rumah, plastik bisa dijumpai di beragam alat rumah tangga, kemasan makanan dan minuman, hingga produk fesyen.

"Daur ulang memang menjadi solusi utama. Upaya mengelola plastik bekas pakai untuk digunakan kembali atau menjadi bahan yang bermanfaat ini makin marak digaungkan bahkan menjadi sebuah gerakan global," ujarnya.

Banyak pihak tergerak untuk melakukan daur ulang sampah plastik termasuk individu dan rumah tangga. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana melakukannya?

 pet

Menurut Vivien, masalah penanganan dan pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak atau pun satu pendekatan saja. Diperlukan komitmen dari semua pihak terkait.

"Namun tidak perlu diperdebatkan metode pendekatan mana yang lebih baik, asalkan hal itu efektif dan bisa membantu mengatasi masalah pengelolaan sampah plastik," ujarnya.

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengenali jenis plastik yang digunakan. Lihat di sekeliling rumah, jenis konsumsi plastik apa yang sering digunakan dan bagaimana sifat daur ulangnya.

Jenis plastik umumnya dicantumkan di bagian bawah kemasan berupa logo segitiga berpanah dengan kode 1 hingga 7. Selain itu, tertera pula kode huruf yaitu PET atau PETE, HDPE, PVC atau V, LDPE, PP, PS, dan OTHER.

Berpedoman pada Resin Identification Code (RIC) yang diterbitkan oleh The Society of Plastic Industry (SPI) pada 1988 di Amerika Serikat, jenis plastik yang paling mudah didaur ulang adalah Polyethylene Terephthalate (PET), dengan kode angka 1.

Sementara itu, PET banyak digunakan sebagai bahan baku produk plastik, seperti kemasan botol dan galon air minum karena sifatnya yang unggul, diantaranya berwarna jernih, ringan, mudah dibentuk, tidak mudah pecah, dan mudah didaur ulang. Kemasan plastik yang berbasis PET juga lebih higienis dan aman digunakan.

Perwakilan Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) Ronald Atmadja mengatakan, kini saatnya masyarakat bisa memilah sampah berdasarkan tipenya. Yakni sampah organik, sampah yang bisa didaur ulang, dan sampah residual.

"Mengelola sampah plastik ini juga bisa menggerakkan program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini