Usia di Atas 30, Kulit Perempuan Asia Rentan Alami Flek Loh

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 23:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 611 2388166 usia-di-atas-30-kulit-perempuan-asia-rentan-alami-flek-loh-5182MJCB4e.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEBAGAI penduduk Asia, kulit kita memang cenderung lebih gelap, lantaran tinggal di iklim tropis. Tapi, kulit perempuan Asia diklaim cenderung lebih awet muda dari usia sebenarnya.

Tapi tahukah Anda ternyata kulit wajah perempuan Asia, terutama Asia Tenggara, itu hadir dengan karakter lebih rentan alias lebih mudah muncul flek hitam loh!

Dr. lnneke Jane Hidajat, Sp.KK, Mkes, mengatakan ada berbagai faktor penyebab lebih rentannya kulit wajah perempuan Asia muncul flek hitam kecoklatan maupun flek kehitaman. Selain faktor hormonal, Dr. Inneke menyebutkan salah satu faktor terkuatnya ialah karena intensitas paparan sinar matahari.

“Faktor sinar matahari, memang tidak semua wilayah Asia ya. Tapi Asia Tenggara kan sinar mataharinya tinggi, inilah kenapa kulit wajah perempuan Asia terutama Asia Tenggara lebih rentan munculnya flek. Paparan sinar matahari ini, mengaktifkan sel-sel kulit yang dapat memunculkan flek. Ditambah seiring pertambahan usia, di atas 30 tahun biasanya lebih mudah muncul flek, “ ungkap Dr. lnneke.

Kulit

Sebagai langkah preventif dalam menghadapi masalah flek di wajah. Maka dari itu disarankan untuk memilih rangkaian produk perawatan kulit wajah atau skincare yang mempunyai bahan kandungan aktif yang tepat, salah satunya yakni anti-oksidan.

Sebab kandungan inilah yang bisa berfungsi untuk menghalau timbulnya flek-flek di wajah hingga menekan produksi melanin yang membuat kulit wajah menjadi gelap, sebagian dari sederet dampak negatif terpapar sinar matahari dengan intensitas tinggi.

“Kenapa anti-oksidan penting? Sebab paparan sinar UV yang tinggi dapat meningkatkan radikal bebas di kulit. Efeknya yang bikin kulit wajah jadi terlihat cepat tua, kering, keriput, flek, itu terproduksi tinggi," jelas dia.

"Selain itu juga bikin produksi melanin yakni pigmen yang bikin kulit wajah jadi tampak gelap jadi tinggi,” tutup Dr. Inneke.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini