Polisi Tertua di Dunia Usianya 91 Tahun, Ogah Pensiun

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 612 2388034 polisi-tertua-di-dunia-usianya-91-tahun-ogah-pensiun-Ie2EmtSsUu.jpg Polisi tertua di dunia (Foto: Oddity)

Seorang polisi tertua di dunia berusia 91 tahun asal Kota Camden, Arkansas, Amerika Serikat dinobatkan sebagai perwira polisi tertua. Meski usianya nyaris satu abad, namun ia tetap bersikeras untuk melanjutkan pekerjaannya dan menolak pensiun.

Pria bernama LC ‘Buckshot’ Smith memang tidak mampu bergerak cepat seperti kebanyakan polisi pada umumnya, namun hal tersebut tidak menghentikannya untuk berpatroli. Ia berpatroli di jalan kota asalnya sebanyak empat hari dalam seminggu.

 polisi

Setelah bekerja selama 46 tahun sebagai deputi, Smith sempat pensiun tetapi tidak dapat menjauh dari pekerjaannya selama lebih dari lima bulan. Ia tidak berburu, tidak memancing, yang ia bisa nikmati hanyalah menjadi petugas polisi.

Sebagaimana dilansir Oddity Central, Kamis (1/04/2021), ia akhirnya memutuskan untuk kembali bekerja di usianya yang menginjak 80 tahun sebagai polisi pemula. Ia suka melayani komunitasnya dan hanya ingin pensiun ketika tutup usia.

Ia menikmati hidupnya selama dekade terakhir bersama orang-orang yang mencintainya. Smith bekerja mulai pukul tujuh pagi hingga tiga sore waktu setempat.

Ia bertugas selama empat hari dalam seminggu untuk melayani surat perintah penangkapan dan eksekusi. Smith juga membantu program pengawasan komunitasnya di halte lalu lintas, berpatroli di zona sekolah, layanan pengawalan dan lainnya.

Smith berkeliling kota menggunakan mobil tanpa atribut, namun ia tetap memakai seragam polisi dan membawa senjata api. Smith mengatakan bahwa bukan pistol atau lencana yang membuatnya menjadi seorang perwira polisi yang baik, namun rasa hormatnya terhadap orang-orang.

Menurut Smith, ia cenderung menolak untuk melakukan penangkapan. Sebagai gantinya ia mencoba untuk mendapatkan belas kasihan dari orang-orang yang ia layani dan mengklaim telah membawa lebih banyak orang untuk pulang daripada membuatnya mendekam dipenjara.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini