Studi: Hanya 13% Pengguna Masker Kain Mencucinya dengan Benar

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 April 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 481 2389384 studi-hanya-13-pengguna-masker-kain-mencucinya-dengan-benar-R649UYA4HD.jpg Ilustrasi penggunaan masker kain. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

APAKAH Anda termasuk pengguna masker kain yang rutin dibandingkan masker medis atau masker respirator (N95 atau KN95)? Sudahkah Anda mencuci dengan benar masker kain yang kerap dipakai tersebut?

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan YouGov di Inggris mencatat bahwa belum banyak orang peduli dengan pentingnya mencuci masker kain. Padahal, mereka suka menggunakan masker tersebut karena terlihat lebih keren dan fashionable.

Baca juga: Cara Mudah Buat Pelembap untuk Cegah Iritasi Akibat Masker 

Ya, hanya 13 persen orang yang menggunakan masker kain mencucinya dengan cara yang benar. Hanya sepertiga orang mencuci masker setelah digunakan.

"Bahkan, hanya 41 persen yang mencucinya dengan air bersuhu 60 derajat Celsius atau lebih, karena suhu normal tidak membunuh virus seperti SARS-CoV2, menurut penelitian yang sudah dilakukan," terang laporan yang diterbitkan laman HuffPost belum lama ini.

Masker. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Roger Henderson, dokter umum senior di Inggris, sangat serius melihat fenomena ini. Pasalnya, masker kain yang salah dalam pencuciannya justru bisa menimbulkan masalah baru. Apalagi yang jarang sekali dicuci atau dipakai dua kali.

"Masker kain tidak efektif lagi fungsinya jika tidak dicuci dengan benar," tegas dr Henderson.

Baca juga: Cara Mencuci Masker Kain agar Bisa Dipakai Lagi, Dicoba Yuk 

Bukan hanya soal mencuci, kebiasaan meletakkan masker kain pun menjadi masalah baru. "Ya, jika Anda meletakkannya di sembarang tempat saat makan misalnya, atau menaruhnya di saku, kemungkinan besar masker kain tersebut terpapar bakteri lain dan berpotensi berbahaya menyebar saat Anda menggunakannya lagi," ungkapnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar Anda memiliki semacam tempat khusus meletakkan masker kain supaya tidak ditaruh di saku atau sembarang tempat saat melepaskannya.

Dokter Henderson menyarankan kepada semua orang yang rutin menggunakan masker kain untuk menggunakannya hanya sekali, lalu langsung dicuci dengan air bersuhu 60 derajat Celsius atau lebih, dan cuci tangan setelah Anda memegang masker yang sudah dipakai tersebut. "Cuci masker Anda sesering Anda mencuci pakaian Anda," terangnya.

"Anda harus mencuci masker kain dengan deterjen secara terpisah, lalu setelah sudah baru bisa digabungkan dengan pakaian lain. Jangan gunakan masker yang sudah rusak apa pun alasannya," tulis situs resmi Pemerintah Inggris.

Baca juga: Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakai Masker dan Jaga Jarak Efektif Halau TBC 

Lebih lanjut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menerangkan harus mencuci dan mengeringkan masker basah sesegera mungkin agar tidak berjamur. "Kalau Anda pakai masker yang lembap, itu kurang efektif dan Anda tidak akan nyaman saat menggunakannya," ungkapnya.

Cuci masker kain dengan deterjen sangatlah penting. Menurut dr Ed Wright, dosen senior mikrobiologi di Universitas Sussex Inggris, varian covid-19 asal Inggris misalnya memiliki lapisan luar yang berlemak dan berminyak, dengan begitu penggunaan deterjen saat mencuci masker sangat disarankan karena bisa merusak lapisan tersebut.

"Lapisan lemak itu diperlukan virus untuk menempel dengan sel tubuh manusia. Nah, lemak itu bisa dihancurkan oleh deterjen. Kalau lapisan lemaknya hancur, virusnya pun akan hancur dan tidak dapat menginfeksi pengguna masker," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini