Didaftarkan Sang Ayah, Bocah 8 Tahun Ini Tak Sengaja Divaksin Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 05 April 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 481 2389523 didaftarkan-sang-ayah-bocah-8-tahun-ini-tak-sengaja-divaksin-covid-19-IDvLiy79rW.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto: Reuters)

Program vaksinasi Covid-19 yang tengah berlangsung di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia sejauh ini masih fokus pada kategori orang lanjut usia serta dewasa dan belum dilakukan kepada kelompok usia anak-anak.

Tapi seorang bocah laki-laki di Texas, Amerika Serikat satu ini justru tak sengaja sudah menerima vaksin Covid-19. Dari laporan yang beredar menyebutkan, bocah berusia 8 tahun tersebut tak sengaja divaksinasi karena kesalahan manusia alias human error.

 Divaksin Covid-19

Mengutip Fox News, Senin (5/4/2021) berdasarkan laporan NBC 5 Dallas-Fort Worth, anak tersebut mendapatkan vaksin Covid-19 melalui fasilitas vaksin drive-thru Dallas di Grand Prairie, bersama 3.800 orang lainnya setelah sang ayah mendaftarkannya secara online melalui situs daerah dan mendapatkan konfirmasi perjanjian untuk vaksinasi.

Pihak Pediatrician Marcial Oquendo menyebutkan, sang ayah menyakini tak ada masalah jika putranya yang masih berusia dini itu sudah divaksinasi Covid-19 saat ini, mengingat proses pendaftaran dari sang putra berjalan mulus dan langsung mendapatkan kode QR.

“Sang ayah berasumsi, saya sudah serahkan data informasinya dan sudah diterima. Lalu dapat kode QR, jadi ayo kita pergi untuk suntik vaksin,” bunyi pernyataan Pediatrician Marcial Oquendo.

Sang ayah baru menyadari kesalahannya, setelah berbicara dengan pihak tenaga medis dari Pediatrician Marcial Oquendo. Pihak Pediatrician Marcial Oquendo sendiri menerangkan, bahwa mereka tidak punya data terkait keamanan vaksin terutama untuk anak-anak di bawah 12 tahun.

“Kami tidak memiliki datanya, terutama di bawah usia 12 tahun untuk mengatakan apakah itu berfungsi, apakah aman, berapa banyak yang harus kami gunakan, anak mana yang bisa mendapatkannya dan mana yang tidak. Ini harus dalam pengaturan uji klinis terkontrol di mana kami memantau setiap sudut, untuk bisa mengatakan apakah aman dan efektif untuk digunakan pada anak-anak dalam kelompok usia ini,” tambah Pediatrician Marcial Oquendo

Kepala Grand Prairie Fire Department, Robert Fite mengatakan saat ini pihaknya mencoba melacak siapa tenaga medis yang menyuntik bocah tersebut, serta mencari informasi lebih lanjut terkait insiden ini.

“Posisinya mereka ada di dalam mobil, ada QR code dan paramedis melakukan tugasnya seperti biasanya. Ada ribuan orang lainnya di hari itu, paramedis tak menyadari jika salah satunya adalah anak-anak di bawah 18 tahun,” jelas Robert.

Robert menambahkan, situs untuk operasional vaksinasi beroperasi di bawah otoritas Dallas County. Saat ini tengah diselidiki apakah memang ada eror dari faktor situs pendaftaran.

"Jika ada sistem yang gagal, maka kami bahkan tidak perlu khawatir karena Anda tidak dapat mendaftar,” pungkas Robert.

Saat ini disebutkan, pihak Pediatrician Marcial Oquendo bersama Pediatric Society dan Dallas County Medical Society masih terus mencari cara tentang apa langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini