Cek Fakta: Keterlibatan George Soros di Institut Virologi Wuhan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 05 April 2021 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 612 2389745 cek-fakta-keterlibatan-george-soros-di-institut-virologi-wuhan-WF5U5mhz6D.jpg Berita Hoax. (Foto: Covid19.go.id)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah mengirimkan tim ahli untuk mempelajari asal-usul Covid-19. Diharapkan, studi kolaboratif ini bisa medatangkan berbagi data yang lebih tepat dan komprehensif di masa mendatang.

Sayangnya, tim WHO di Wuhan tidak diberikan akses penuh ke sampel biologis yang dimulai September 2019. Padahal, data ini dapat membantu mereka memahami kasus paling awal dari Covid-19.

Akibatnya, beberapa spekulasi liar pun mulai dilontarkan. Banyak informasi salah yang beredar, salah satunya adalah GlaxoSmithKline (GSK) menjadi pemilik institut Virologi Wuhan dikelola oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Science CAS).

Hoax

Pembunuh siang hari … Topeng mulai rontok! “Laboratorium biologi China di Wuhan dimiliki oleh Glaxosmithkline, yang (secara tidak sengaja) memiliki Pfizer!” (Orang yang membuat vaksin melawan virus yang (secara tidak sengaja) dimulai di Laboratorium Biologi Wuhan dan yang (secara tidak sengaja) didanai oleh Dr. Fauci, yang (secara tidak sengaja) mempromosikan vaksin tersebut!

 

“GlaxoSmithKline (secara tidak sengaja) dikelola oleh divisi keuangan Black Rock, yang (secara tidak sengaja mengelola keuangan Perusahaan Open Foundation (Soros Foundation), yang (secara tidak sengaja) mengelola AXA Prancis!

 

“Soros (secara tidak sengaja) memiliki perusahaan Jerman Winterthur, yang (secara tidak sengaja) membangun laboratorium China di Wuhan dan dibeli oleh Allianz Jerman, yang (secara kebetulan) memiliki Vanguard sebagai pemegang saham, yang (secara kebetulan) adalah pemegang saham Black Rock, yang (secara kebetulan) mengontrol bank sentral dan mengelola sekitar sepertiga dari modal investasi global.

 

“Black Rock” juga (secara kebetulan) merupakan pemegang saham utama MICROSOFT, yang dimiliki oleh Bill Gates, yang (secara kebetulan) adalah pemegang saham Pfizer (yang ingat? Menjual vaksin ajaib) dan secara kebetulan) sekarang menjadi sponsor pertama dari ‘WHO! Sekarang Anda mengerti bagaimana kelelawar mati yang dijual di pasar basah di China telah menginfeksi SELURUH PLANET! salin dan bagikan dengan cepat ….

Melansir Covid19.go.id, unggahan yang disebarluaskan tersebut bersifat disinformatif. Pasalnya, tidak satu pun dari perusahaan yang terdaftar memiliki Institut Virologi Wuhan dikelola oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Glaxo, BlackRock, dan Bill Gates semuanya adalah mitra, tetapi bukan pemilik Pfizer. Klaim bahwa Fauci diduga memberikan hibah ke laboratorium Wuhan pada tahun 2015 adalah disinformatif. EcoHealth Alliance memang mendapatkan hibah untuk mempelajari keluarga virus korona dan Institut Virologi Wuhan adalah salah satu mitranya, tetapi fakta ini dimanipulasi.

USAtoday pun menjelaskan bahwa tidak ada laboratorium biologi Wuhan. Di sana hanya ada Wuhan Institute of Virology, Chinese Academy of Science (CAS) yang mempelajari soal virologi. Institut ini dikontrol oleh Dewan Negara China, salah satu badan Pemerintah Utama di negara tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini