Setelah Christian Dior, Kini Louis Vuitton Inginkan Kain Tradisional Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 194 2389894 setelah-christian-dior-kini-louis-vuitton-inginkan-kain-tradisional-indonesia-KCPDIEQ5L9.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

KAIN Tenun asli Indonesia memang sudah diakui di seluruh dunia. Salah satunya kain Endek, kain tenun asal Bali ini tampil pada projek Christian Dior dalam Paris Fashion Week 2020 lalu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pun menargetkan lebih tinggi lagi. Karenanya, begitu ada kesempatan saat bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Prancis Armanatha Nasir dan perwakilan KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), dia pun tidak menyia-nyiakannya.

"Pagi ini bersama Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Arrmanatha Nasir, serta perwakilan KADIN, kami gerak cepat menggali potensi untuk kolaborasi berikutnya dengan Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH) sebagai perusahaan induk brand-brand ternama dunia," tulis Sandiaga Uno pada keterangan foto di Instagram pribadinya.

LV

Lebih lanjut Menparekraf menjelaskan, projek yang saat ini sedang berjalan adalah kerjasama Indonesia dengan brand asal Prancis di bawah naungan LVMH yakni, KENZO.

Ia pun berharap dengan adanya kerjasama tersebut, potensi wastra Indonesia semakin dikenal di kancah internasional.

"Kami akan terus mendorong agar kain-kain tenun tradisional Indonesia dapat dipakai oleh brand-brand dunia sehingga produk ekonomi kreatif kita semakin dikenal, dan pelaku UMKM di Indonesia bisa naik kelas," tegas Sandiaga Uno.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada perhelatan Paris Fashion Week 2020 lalu, panggung fesyen internasional ini menghadirkan salah satu kain asal Indonesia sebagai salah satu koleksi Spring/Summer 2021 mereka.

Kala itu, kain Endek Bali berhasil menginjakkan kakinya di pasar fesyen internasional. Kain asal Pulau Dewata ini digunakan oleh brand fesyen terkenal Christian Dior pada pagelaran pekan mode fesyen Paris Fashion, 29 September 2020, di Jardin de Tuileries, Perancis.

Menurut Pengarah Artistik Christian Dior Couture Maria Grazua Chiuri, dari 86 koleksi, setidaknya terdapat 9 koleksi yang menggunakan tenun ikat asal Indonesia tersebut. Tidak hanya sebagai bahan dari koleksi bajunya, kain endek Bali ini juga digunakan Christian Dior sebagai koleksi tas mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini